MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 13 Februari 2018 - 21:05:32 WIB

Jumlah Pendaki dari Tibet Menurun Drastis, China Ubah Ketinggian Gunung Everest

Kategori: Internasional Diposting oleh : Kartika - Dibaca: 1780 kali



Beijing, MapalaPTM.com (13/2) - China membantah mengubah ketinggian Gunung Everest. Pasalnya, jumlah pendaki yang mengajukan izin untuk menggapai puncak tertinggi di dunia itu dari Tibet, China, menurun drastis. 
 
Dilaporkan Xinhua, seorang pejabat badan pemetaan, survei, dan geospasial China yang meminta identitasnya tak disebutkan, mengatakan, pihaknya tidak pernah dalam kondisi apa pun mengubah ketinggian Everest, seperti disahkan sejak 2005, yakni 8.844,43 meter di atas permukaan laut (mdpl). 
 
Ketinggian Gunung Everest versi China dan Nepal berbeda beberapa meter karena perbedaan prinsip dalam menentukan titik puncak.
 
Pernyataan itu disampaikan untuk merespons laporan The New York Times, yang mengutip pernyataan mantan Direktur Asosiasi Mountaineering Nepal, Tshering Sherpa, bahwa China telah mengubah ketinggian Gunung Everest sejak tahun lalu. 
 
Penyebabnya, jumlah pendaki yang mengajukan izin dari Tibet, China, menurun, lantaran perbedaan angka di sertifikat yang mereka terima.
 
Titik perdebatan terletak pada apakah ketinggian puncak gunung didasarkan dari batu di puncak atau ketebalan saljunya.
 
Menurut Tshering, Beijing telah mendesak Kathmandu dan organisasi pendaki gunung itu untuk mengakui hasil temuannya bahwa ketinggian Puncak Everest didasarkan pada ujung batu tertinggi yakni 29.017 kaki. 
 
Namun Nepal berpendapat bahwa ketebalan salju seharusnya juga dihitung, yakni lebih tinggi 4 meter. Dengan demikian, ketinggian Gunung Everest versi Nepal adalah 8.848 meter atau 29.029 kaki.
 
“China mengubah hasil temuannya sendiri pada tahun lalu setelah para pendaki yang mengajukan izin untuk mendaki dari sisi utara menurun drastis,” kata Tshering.
 
Pejabat badan pemetaan China menegaskan, ketinggian Everest versi negaranya masih sesuai dengan hasil penghitungan pada 2005. Dia menganggap penghitungan versi China lebih akurat, ilmiah, legal, serta sudah digunakan sebagai standar nasional.
 
“Ketinggian itu dihitung dari batu di puncak tertinggi Gunung Everest,” kata dia, dikutip dari South China Morning Post, Senin (12/2/2018).
 
Disebutkan pula bahwa angka 8.844 sudah digunakan sebagai patokan standar internasional dalam pemetaan, geosains, dan cuaca, di China.
 
Terletak di Himalaya, di perbatasan antara China dan Nepal, Gunung Everest -dikenal dengan nama Sagarmatha di Nepal dan Qomalongma di Tibet- memiliki puncak tertinggi di dunia, meski penentuan ketinggian puncaknya masih diperdebatkan hingga kini.
 
Para pendaki lebih suka mendaki dari sisi Nepal karena mendapat sertifikat dengan catatan puncak lebih tinggi dibandingkan milik China.
 
 
 
 
 
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook : MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Evakuasi Pendaki Hilang yang Telah Meninggal di Puncak Tusuk Gigi Gunung Raung
Pendaki yang Hilang di Gunung Raung Telah ditemukan Meninggal di Puncak Tusuk Gigi
Tim Rescue Berhasil Selamatkan Seorang Pendaki di Gunung Paling Mematikan, Nanga Parbat
Berpisah dengan Rombongan Pendakian, Tiga Pendaki Hilang di Gunung Bawakaraeng
Tim SAR Berhasil Evakuasi Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang



IP Anda Adalah: 54.198.134.127

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2853476)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47045)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (43974)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33734)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (32023)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30869)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30194)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30188)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25662)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25558)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24364)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22108)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20833)

PEMUTARAN FILM DAN DISKUSI ASIMETRIS DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI BUMI SEDUNIA

“END PLASTIC POLLUTION” DALAM TEMA PERINGATAN HARI BUMI 2018

Pecinta alam sebagai ekskul pembentukan karakter, Anies dukung eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani

Siap Jadi Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia, Dua Putri asal Bandung Tiba di Basecamp Everest

Atlet Metala UMS Raih Juara di Lomba Orienteering Aldakawanaseta Udinus Semarang

Fenomena Alam yang Tidak Biasa, Lapisan Es Muncul di Puncak Gunung Semeru

Pecinta Alam se-Yogyakarta Kompak Menggelar Latihan Bersama Navigasi Darat di Gunung Merapi

GLADIAN NASIONAL XIV Sumatera Barat Akan Dibuka Secara Resmi Oleh Presiden RI Oktober Mendatang

UPL MPA Unsoed Laksanakan Praktek Simulasi I Untuk Calon Atlet Ekspedisi Soedirman VII

Mabim LH Mapala Mahesa Observasi TPA Rawa Kucing