MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Senin, 19 Februari 2018 - 10:49:00 WIB

Canyoning: Olahraga Extreme yang Memacu Adrenalin

Kategori: Adventure Diposting oleh : Nove Nobita - Dibaca: 566 kali



Lombok, MapalaPTM.com (19/02) - Canyoning ??? Pasti dari kita akan mengaitkannya dengan rafting (susur sungai dengan perahu karet) yang lebih dulu populer di Indonesia dan sebagian lagi akan menganggapnya canoeing (susur ngarai dengan canoe).
 
Tidak memakai perahu atau kanoe apalagi sampan itulah canyoning, dan begitulah memang butuh sedikit kesabaran untuk menjelaskannya. Lalu bagaimana menjelaskannya?? Cara terbaik adalah menunjukkannya dengan media video atau photo, apa itu yang disebut canyoning (susur ngarai).
 
Canyoning adalah aktivitas menelusuri ngarai atau sungai mengikuti aliran sungai dengan menerapkan beberapa teknik khusus seperti memanjat, rappeling/ abseiling (menuruni tebing dengan tali), berenang, melompat, dan seluncuran.
 
 
Dalam sejarah yang tercatat, Canyoning pertama kali dilakukan oleh orang-orang Prancis pada awal abad 19, disusul beberapa negara seperti Spanyol, Italia dan sebagian negara Eropa. 
 
Saat itu ngarai masih menjadi tempat yang menakutkan bagi sebagian orang, dengan kondisi lingkungan yang sepi dan sebagian ngarai yang cenderung gelap hanya para orang-orang tertentu yang punya nyali untuk menuruni ngarai, biasanya orang-orang tersebut pada awalnya hanya sekedar untuk memancing.
 
 
Di Indonesia sendiri, Canyoning muncul pada awal 2009 dan di populerkan oleh Mika Dennisot seorang expat yang tinggal di Bali, dengan bantuan orang lokal dia menuruni beberapa canyon yang ada di Bali tepatnya daerah Git-Git, Sambangan, Lembah Catur, ambengan dan Munduk. Sejak saat itu geliat aktivitas ini mulai tumbuh di Jawa, Flores, Lombok, Sulawesi dan Sumatera. Dia juga yang menginisisasi ICOPRO sebuah organisasi internasional yang ditujukan untuk canyoneer-canyoneer  (sebutan bagi penelusur ngarai ) professional yang menjadi afiliator dari berbagai canyoning center yang ada di dunia.
 
Saat itu pula mulai bermunculan organisasi-organisasi maupun club yang menggemari olahraga ini, seperti Indonesian canyoning team dan ACI ( Asosiasi Canyoning Indonesia ) yang ada di Bali, APNI ( Asosiasi Penelusur Ngarai Indonesia ) yang ada di Jawa, Lombok canyoning team yang ada di Lombok dan beberapa penelusur yang ada dibeberapa daerah.
 
 
Kenapa canyoning disebut extreme? Selain olahraga yang memerlukan peralatan khusus juga dibutuhkan teknik yang memadai jika tidak sesuai bisa berakibat fatal (stay safe). Disatu sisi olahraga ini sangat menyenangkan, betapa tidak ketika orang-orang menikmati air terjun dengan mendongakkan kepalanya keatas sambil menenteng sandal anda malah berada di sampingnya, mencumbuinya dengan cipratan-cipratan air yang berisik dan kadang bisa turun di jalur airnya, sungguh sensasi yang berbeda dan luar biasa, belum lagi saat melompat atau seluncuran seperti di water boom kita dibuat mengenang masa kecil yang begitu menyenangkan.
 
 
Saat ini canyoning bukan sekedar olahraga ataupun hobi semata namun aktivitas ini juga dikomersilkan, ada beberapa provider professional yang ada di Bali dan Lombok. Jadi tidak perlu khawatir bila anda tidak mempunyai dasar dalam olahraga ini.

Lalu beranikah anda untuk Canyoning??
Ingat yang berakhiran "-ing" itu pasti seru, seperti hiking, diving, caving, swimming, climbing, running, dll. 
 
Selamat mencoba, jangan lupa lakukan Canyoning dengan ahlinya !!!
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Supi'i Liem ( Founder Canyoning Lombok ) 
Editor: Nove Nobita - MAPASURI
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook.
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com.
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...
 





Berita Terkait


Wadah Kompetisi Orienteering Bergengsi- METALA Mengadakan Event Lomba Nasional MOC III
Evakuasi Pendaki Hilang yang Telah Meninggal di Puncak Tusuk Gigi Gunung Raung
Menjelajah Nusantara dengan Bersepeda, Maahir Abdulah Akan Mendaki 7 Gunung Tertinggi Indonesia
S.T.O.P Ketika "Kemungkinan Terburuk" Melanda Pendakianmu
AOC II, Aldakawanaseta Universitas Dian Nuswantoro Semarang Kembali Menggelar Kejuaraan Orienteering



IP Anda Adalah: 54.166.233.99

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2871508)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47258)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (44627)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33960)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (32960)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31056)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30451)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30363)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (26295)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25994)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24546)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22569)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21025)

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest

Para Pendaki Gunung Alpen Swiss Meninggal Dunia Akibat Terjebak Cuaca Buruk

Mapala Satria UMP Siap Gelar Talk Show Dampak Mega Proyek PLTPB Terhadap Hutan Lindung Gunung Slamet

Pemutaran Film dan Diskusi Asimteris Dalam Rangka Memperingati Hari Bumi Se-Dunia

End Plastic Pollution, Tema Peringatan Hari Bumi Se-Dunia