MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Senin, 19 Maret 2018 - 16:22:40 WIB

Pembekalan Materi Lanjutan Caving Untuk Anggota Muda Mapala Mahesa Gelar di Gua Gudawang

Kategori: Mapala Diposting oleh : Mapala Mahesa - Dibaca: 298 kali



Tangerang, MapalaPTM.com (17/03) - Mapala Mahesa UMT mengadakan mabim caving di Gua Godawang. Mabim caving ini merupakan materi lanjutan setelah mabim orad yang telah dilaksanakan sebelumnya. Kegiatan ini merupakan kegiatan pembekalan materi lanjutan untuk anggota muda. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, sabtu-minggu.
 
Foto sebelum berangkat
 
Lokasi Gua Gudawang berada di Desa Argapura Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor, berjarak kurang lebih 44 km dari Kota Bogor ke arah Leuwiliang. Di lokasi ini merupakan kompleks gua yang terdiri dari 15 gua, namun yang sudah dikelola baru 3 yaitu Gua Sipahang, Gua Simenteng dan Gua Simasigit.
 
Foto di mulut gua
 
"Lokasi kali ini diarahkan di Gua Gudawang Cipining Bogor karena aksesnyaa yang dekat, lokasinya juga tepat dengan materi yang akan disampaikan," ujar Muh. Boy selaku Kabid Diklat Mapala Mahesa UMT.

Perjalanan dimulai pukul 12:30 WIB, perjalanan dimulai dari kampus Universitas Muhammadiyah Tangerang. Untuk sampai di lokasi memerlukan waktu kurang lebih dua jam perjalanan. 
 
Sesampainya di lokasi, team beristirahat sejenak dan menyiapkan perlatan yang akan digunakan. Setalah semua perlatan selesai disiapkan, pemateri langsung menyampaikan materi. Materi yang disampaikan diantaranya:
- Description hasil Survey
- Speleologi dan kawasan karst
- SRT dan analisi rigging
- Teknik Dasar Mapping
- inteprestasi peta
Foto saat menuruni gua
 
"Terus berlatih, jangan pernah mudah putus asa, kuatkan terus semangat dan mentalnya, karena hal yang paling sulit adalah memulai lalu konsisten," ujar Azka Abdul Mujib selaku pemateri SRT.

Kegiatan yang tak kalah penting dalam melakukan penelusuran gua adalah pemetaan gua. Pemetaan gua sangat bermanfaat bagi kegiatan penelusuran gua, baik untuk tujuan olahraga maupun untuk eksplorasi, karena peta gua yang dihasilkan merupakan data yang menunjang kegiatan selanjutnya. Kegiatan survey dan pemetaan dapat dibagi menjadi dua jenis kegiatan yaitu survey dan pemetaan gua. Kegiatan survey meliputi pengumpulan data, pengamatan secara kualitatif terhadap obyek-obyek multitematik (air, flora, fauna dan cuaca gua dll) dan deskripsi kasar konfigurasi lorong gua.  
 
Foto saat penyampaian materi
 
"Jadi dari materi description hasil survey yang harus diperhatikan yaitu dari sadar kawasan disekitar gua dan lingkungan nya. Melalu pendeskripsian adanya flora dan fauna nya serta kondisi lingkungan nya. Sedangkan dari materi teknik dasar mapping yang harus diutamakan adalah dari peralatan dan kerja team yang baik sehingga memiliki hasil yang maksimal," ujar Nanda selaku pemateri.

Sedangkan pemetaan meliputi kegiatan perhitungan, evaluasi dan pengeplotan data-data hasil survey dan observasi kedalam bidang kertas dan penyajian data berupa peta gua. Dari sini bisa diambil definisi dari peta yaitu bahwa peta adalah suatu gambaran dua dimensi dengan skala lebih kecil, dari suatu bidang tiga dimensi yang mempunyai batas-batas tertentu. Sedangkan peta gua adalah suatu gambaran proyeksi dengan skala lebih kecil dari suatu gua.
 
"Dalam mempelajari speleologi harus didampingi juga dengan ilmu-ilmu yang berkaitan dengan speleologi seperti karstologi, hidrologi, dll. Sehingga tau korelasi antara ilmu gua dan ilmu lainnya, dalam penelusuran gua juga harus memperhatikan etika penelusuran dengan itu kita dapat meminimalisir risiko kerusakan gua," ujar Maulana selaku pemateri.

"Dengan diadakannya mabim caving kali ini, diharapkan anggota muda Mapala Mahesa UMT bisa bertambah ilmunya mengenai dunia spleologi, menguasai teknik-teknik dalam penelusuran gua," ujar Eko Fauzan Adima selaku ketua umum Mapala Mahesa UMT.
 
 
 
 
 
Kontributor: Humas Mapala MAHESA UMT
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Mapasuri Universitas Muhammadiyah Purworejo Siap Gelar Lomba Lintas Alam Piala Gubernur Tahun 2018
Pelantikan Anggota Baru PDK XXXV PMPA KOMPOS FP UNS di Gunung Lawu
Green Campaign KMPA Eka Citra Universitas Negeri Jakarta di Deep & Extreme 2018
PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Pengenalan Vegetasi dan Bersih Gunung Lawu Via Candi Cetho
Sumatera Barat Siap Jadi Tuan Rumah Gladian Nasional XIV Penggiat Alam Bebas Se- Indonesia



IP Anda Adalah: 54.224.100.134

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2852723)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47031)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (43926)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33726)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (31990)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30858)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30184)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30173)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25649)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25534)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24356)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22085)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20815)

Pecinta alam sebagai ekskul pembentukan karakter, Anies dukung eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani

Siap Jadi Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia, Dua Putri asal Bandung Tiba di Basecamp Everest

Atlet Metala UMS Raih Juara di Lomba Orienteering Aldakawanaseta Udinus Semarang

Fenomena Alam yang Tidak Biasa, Lapisan Es Muncul di Puncak Gunung Semeru

Pecinta Alam se-Yogyakarta Kompak Menggelar Latihan Bersama Navigasi Darat di Gunung Merapi

GLADIAN NASIONAL XIV Sumatera Barat Akan Dibuka Secara Resmi Oleh Presiden RI Oktober Mendatang

UPL MPA Unsoed Laksanakan Praktek Simulasi I Untuk Calon Atlet Ekspedisi Soedirman VII

Mabim LH Mapala Mahesa Observasi TPA Rawa Kucing

7 Hari Pencarian di Gunung Merbabu, Pendaki Slovakia Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kalimenek

Dua Srikandi Indonesia Tiba di Nepal, Siap Bergerak Untuk Proses Aklimatisasi Menuju Everest