MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Rabu, 21 Maret 2018 - 14:10:25 WIB

Selamat Hari Hutan Se-Dunia: Deforestasi dan Degradasi Hutan di Indonesia

Kategori: Lingkungan Diposting oleh : PMPA KOMPOS FP UNS - Dibaca: 281 kali



Surakarta, MapalaPTM.com (21/3) - Hutan mempunyai berjuta manfaat bagi kelestarian bumi dan manusia, baik secara langsung dan tidak langsung yang telah dikenal secara luas.
 
Manfaat langsung hutan adalah penghasil kayu dan non-kayu, sedangkan manfaat tidak langsung adalah sebagai pengatur iklim mikro, pengatur tata air dan kesuburan tanah, serta sumber plasma nutfah yang sangat penting bagi kehidupan manusia saat ini dan di masa yang akan datang.
 
“Hutan ditebang kering kerontang, Hutan ditebang banjir datang, Hutan ditebang penyakit meradang, Hutan-hutanku hilang anak negeri bernasib malang, Hutan-hutanku hilang bangsa ini tenggelam” lirik tersebut adalah penggalan dari lagu Hutanku karya iwan fals.
 
Ia menggambarkan apa yang tengah terjadi di Indonesia dalam beberapa dekade terakhir. Polemik deforestasi dan degradasi hutantelah terjadi bertahun-tahun bahkan mengakar di Indonesia.
 
Menurut Departemen Kehutanan tahun 2015 luas wilayah hutan di Indonesia mencapai 126.094.366,71 hektar. Namun dari tahun 2015 hingga kini, Indonesia kehilangan hutan seluas 684.000 hektar akibat deforestasi dan degradasi hutan. Indonesia menempati peringkat kedua dunia tertinggi yang kehilangan hutan setelah Brasil. Sedangkan Indonesia disebut sebagai megadiverse country karena memiliki hutan terluas dengan keanekaragaman hayati terkaya di dunia.
 
Deforestasi dan degradasi hutan merupakan penyebab utama kerusakan sumber daya hutan di Indonesia. Deforestasi dan degradasi hutan di Indonesia antara lain disebabkan oleh: (a) kebakaran dan perambahan hutan, (b) illegal loging dan illegal trading yang didorong oleh permintaan yang tinggi terhadap kayu dan hasil hutan lainya di pasar lokal, nasional dan global, (c) konversi kawasan hutan secara permanen untuk pertanian, perkebunan, pemukiman, dan keperluan lain, (d) penggunaan kawasan hutan di luar sektor kehutanan melalui pinjam pakai kawasan hutan, dan (e) pemanenan hasil hutan yang tidak memperhatikan prinsip-prinsip pengelolaan hutan lestari (PHL).
 
Deforestasi dan degradasi hutan di Indonesia sebagian besar merupakan akibat dari suatu sistem politik dan ekonomi yang korup, yang menganggap sumber daya alam, khususnya hutan, sebagai sumber pendapatan yang bisa dieksploitasi untuk kepentingan politik dan keuntungan pribadi.
 
Pertumbuhan industri pengolahan kayu dan perkebunan di Indonesia terbukti sangat menguntungkan selama bertahun-tahun. Namun tidak diimbangi dengan adanya restorasi ekosistem di daerah tersebut.
 
Tanpa hutan,  kita tidak akan bisa hidup dan tidak akan menjadi lebih baik karena hutan memberikan sejuta manfaat untuk makhluk hidup khususnya manusia sendiri. Dengan demikian karena pada hakekatnya kita manusia di lahirkan di muka bumi sebagai pencinta alam, maka sudah seharusnya kita menjaga kelestarian hutan yang tersisa di zamrud khatulistiwa.   Jagalah dan lindungilah hutan untuk anak cucu kita mendatang agar tidak terjadi penyesalan dalam diri kita karena tidak pernah berbuat apa-apa
 
Selamat hari International Day of Forests selamatkan hutan kita yang masih tersisa.

Tabah sampai akhir, pantang kerja tak selesai
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor : Septiono K-555
Editor : Herlina Tri Kumalasari K-561
 
Instagram : pmpakompos
Facebook : PMPA KOMPOS
Email : pmpakomposfpuns@gmail.com
Web : kompos.fp.uns.ac.id
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook : MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Milad Ke-32 Tahun, Kamapala Intan Yogya Tanam 200 Bibit Pohon Gayam di Tepi Sungai Dusun Nglanjaran
Pembekalan Materi Lanjutan Caving Untuk Anggota Muda Mapala Mahesa Gelar di Gua Gudawang
Mapasuri Universitas Muhammadiyah Purworejo Siap Gelar Lomba Lintas Alam Piala Gubernur Tahun 2018
Pelantikan Anggota Baru PDK XXXV PMPA KOMPOS FP UNS di Gunung Lawu
Green Campaign KMPA Eka Citra Universitas Negeri Jakarta di Deep & Extreme 2018



IP Anda Adalah: 54.224.100.134

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2852724)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47031)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (43926)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33726)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (31990)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30858)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30184)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30173)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25649)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25534)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24356)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22085)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20815)

Pecinta alam sebagai ekskul pembentukan karakter, Anies dukung eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani

Siap Jadi Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia, Dua Putri asal Bandung Tiba di Basecamp Everest

Atlet Metala UMS Raih Juara di Lomba Orienteering Aldakawanaseta Udinus Semarang

Fenomena Alam yang Tidak Biasa, Lapisan Es Muncul di Puncak Gunung Semeru

Pecinta Alam se-Yogyakarta Kompak Menggelar Latihan Bersama Navigasi Darat di Gunung Merapi

GLADIAN NASIONAL XIV Sumatera Barat Akan Dibuka Secara Resmi Oleh Presiden RI Oktober Mendatang

UPL MPA Unsoed Laksanakan Praktek Simulasi I Untuk Calon Atlet Ekspedisi Soedirman VII

Mabim LH Mapala Mahesa Observasi TPA Rawa Kucing

7 Hari Pencarian di Gunung Merbabu, Pendaki Slovakia Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kalimenek

Dua Srikandi Indonesia Tiba di Nepal, Siap Bergerak Untuk Proses Aklimatisasi Menuju Everest