MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Rabu, 04 April 2018 - 15:31:23 WIB

Mapala Se-Banten Menyelenggarakan Sekolah Panjat Tebing Merah Putih di Pandeglang - Banten.

Kategori: Pemanjat Diposting oleh : Zuhroh - Dibaca: 290 kali



Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Se-Banten Menyelenggarakan Sekolah Panjat Tebing Merah Putih yang berlokasi di Tebing Batu Hideung di kawasan Pantai Batu Hideung yang terletak di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang - Banten. Pada Tanggal 30 Maret s/d 01 April 2018.


Setiap Mapala di daerah Banten mendelegasikan anggotanya masing – masing sebagai perwakilan dalam pembentukan panitia dan Menyelenggarakan Sekolah Panjat Tebing Merah Putih di Banten. Dengan tujuan Mapala Banten kedepannya serta generasi berikutnya mempunyai sertifikasi dan standarisasi yang setara dalam divisi panjat tebing Mapala Se-Banten.

 

“Sekolah Panjat Tebing Merah Putih Banten di  jadikan salah satu program kerja kami pada periode 2017-2018, tapi insya Allah Sekolah Panjat Tebing Merah Putih Banten ini akan berkelanjutan dan di laksanakan di lokasi yang berbeda sesuai kebutuhan”, ujar Muhammad Safe’i Yahya yang biasa di sapa Bler selaku ketua PKD – Banten (Pusat Koordinasi Daerah – Banten) sekaligus ketua pelaksana yang mewakili mapala Lentera UNSERA (Universitas Serang Raya)

 

Dari 23 mapala ada 11 Mapala yang berpartisipasi menjadi perintis Sekolah Panjat Tebing Merah Putih. Adapun Mapala yang berpartisipasi yaitu Mapalaut UNTIRTA (Universitas Sultan Agung Tirtayasa) Serang, Lentera UNSERA (Universitas Serang Raya), Mapala Gempa UNBAJA, Akmapala UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) Serang, Mapala Mahesa UMT (Universitas Muhammadiyah Tangerang), Kamanta STIE Banten, Palapa STAI Latansa Mashiro Rangkas Bitung, Mapelba UNIBA (Universitas Bina Bangsa), Mapala Krakatau UNTIRTA (Universitas Sultan AgungTirtayasa) Fakultas Teknik Cilegon, Himala UNMA (Universitas Mathla’ul Anwar) Banten dan Mahapeka UIN SMH Banten.

 

Mapala Se-Banten yang terdiri dari kurang lebih 23 organisasi mahasiswa pecinta alam yang aktif bergerak di dunia pecinta alam antusias dengan semangat menyelenggarakan Sekolah Panjat Tebing Merah Putih di Banten. Bekerjasama dengan Sekolah Panjat Tebing Merah Putih dan Vertical Rescue Indonesia yang di ketuai oleh Tedi Ixdiana.

 

Lukman selaku fasilitator kerjasama antara Mapala Banten dengan Sekolah Panjat Tebing Merah Putih atau Vertical Rescue Indonesia mengatakan "Kepanitiaan sekolah panjat ini terbentuk sejak akhir januari lalu yang bekerjasama dengan Tedi Ixdiana Kepala Sekolah Panjat Tebing Merah Putih dan Ketua Vertical Rescue Indonesia yang memberikan saran kepada Mapala Banten untuk merintis kegiatan tersebut".

 

Dan di lanjutkan dengan mengadakan beberapa kali rapat untuk mengurus perijinan dan mengurus segala persiapan hingga bulan maret. Persiapan yang dilakukan panitia mungkin sedikit terkendala dari pengaturan waktu untuk terlaksananya kegiatan tersebut.

 

"Rencana penyelenggaraan Sekolah Panjat Tebing Merah Putih di Banten sejak tahun 2005 terinspirasi tentang banyaknya tebing yang strategis dan potensial belum tereksplor dari pak ading ketua umum FPTI Pandeglang dan melalui kang lukman yang juga aktif di federasi panjat kemudian tersampaikan Sekolah Panjat Tebing Merah Putih dan Vertical Rescue Indonesia kepada para Pecinta Alam Banten”.Ujar Tedi Ixdiana selaku Kepala Sekolah Panjat Tebing Merah Putih dan Ketua Vertical Rescue Indonesia

 

Tedi Ixdiana sejak 1987 sudah mulai memanjat tebing bersama kawan – kawan Indonesia Climbing Expedition. Pada 1989 mengikuti Sekolah Panjat Tebing di Skygers Bandung dan manjadi pengurus beberapa tahun. Kemudian membuat 1000 Jalur Panjat Tebing dari Sabang sampai Merauke bahkan mencapai 9 Negara di belahan Dunia selama 26 Tahun, sejak Tahun 1987 sampai Tahun 2013. Dan meresmikan Sekolah Panjat Tebing Merah Putih dan Vertical rescue Indonesia pada Tahun 2012 bersama kawan – kawan Indonesia Climbing Expedition.

 

“Panjat Tebing banyak sekali kecabangannya yaitu Petualangan, Industri, Prestasi, Wisata dan Vertical Rescue. Mudah – mudahan setelah pelatihan ini teman – teman  terbuka pehamannya tentang panjat tebing bukan hanya sekedar ekspedisi tebing alam atau berlatih untuk menjadi atlit panjat. Namun secara teknik memanjat juga dibutuhkan masyarakat untuk bekerja dibangunan tinggi, untuk Vertical Rescue, dan juga dibutuhkan untuk pemandu wisata pemanjat tebing. Dengan beragam kecabangannya teman – teman diharapkan lebih mampu memahami berbagai kecabangannya sesuai passion masing – masing”. Ujar  Tedi Ixdiana menyampaikan harapannya selaku Kepala sekolah Panjat Tebing Merah Putih dan Vertical Rescue Indonesia.

 

Pak Adi salah satu pemateri Sekolah Panjat Tebing Merah Putih dan Vertical Rescue mengatakan. “Panjat Tebing sangat penting disosialisasikan karna erat dengan berbagai kegiatan manusia, terbentuklah Sekolah Panjat Tebing Merah Putih dan Pelatihan Vertical Rescue Indonesia untuk berbagi pengetahuan dan pelatihan Panjat Tebing serta kecabangannya oleh Tedi Ixdiana dan rekan – rekan Climbing Indonesia Expedition pada tahun 2012”.






Berita Terkait


GEMAPALA BBC Cirebon Siap Melaksanakan Kegiatan Pendidikan Dasar IV
Sosialisasi dan Praktek Pembuatan Biopori di SD Negeri Katelan 3, Tangen, Sragen
Kamapala Intan Yogyakarta Gelar Wisuda Adat Yang Ke - 52
Surgayapala STIKes Surya Global Jogja Siap Gelar Tanam Bibit Pohon di Pantai Sanglen Gunung Kidul
Milad Ke-32 Tahun, Kamapala Intan Yogya Tanam 200 Bibit Pohon Gayam di Tepi Sungai Dusun Nglanjaran



IP Anda Adalah: 54.224.100.134

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2852724)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47031)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (43926)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33726)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (31990)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30858)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30184)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30173)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25649)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25534)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24356)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22085)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20815)

Pecinta alam sebagai ekskul pembentukan karakter, Anies dukung eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani

Siap Jadi Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia, Dua Putri asal Bandung Tiba di Basecamp Everest

Atlet Metala UMS Raih Juara di Lomba Orienteering Aldakawanaseta Udinus Semarang

Fenomena Alam yang Tidak Biasa, Lapisan Es Muncul di Puncak Gunung Semeru

Pecinta Alam se-Yogyakarta Kompak Menggelar Latihan Bersama Navigasi Darat di Gunung Merapi

GLADIAN NASIONAL XIV Sumatera Barat Akan Dibuka Secara Resmi Oleh Presiden RI Oktober Mendatang

UPL MPA Unsoed Laksanakan Praktek Simulasi I Untuk Calon Atlet Ekspedisi Soedirman VII

Mabim LH Mapala Mahesa Observasi TPA Rawa Kucing

7 Hari Pencarian di Gunung Merbabu, Pendaki Slovakia Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kalimenek

Dua Srikandi Indonesia Tiba di Nepal, Siap Bergerak Untuk Proses Aklimatisasi Menuju Everest