MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Rabu, 04 April 2018 - 16:56:14 WIB

Mengenal Lebih Dekat Pecinta alam di kota Reog, Mahipa Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Kategori: Mapala Diposting oleh : Mahipa Ponorogo - Dibaca: 241 kali



Ponorogo, mapalaPTM.com (4/4) - Ponorogo terkenal dengan sebutan kota reog, berdiri pada tanggal 11 Agustus 1496, tanggal inilah yang kemudian di tetapkan sebagai hari jadi kota Ponorogo.Reog adalah kesenian yang sudah menyatu dengan nadi Ponorogo. Kesenian ini selalu dipentaskan di berbagai kesempatan, baik itu pernikahan, khitanan, hari-hari besar nasional, sampai sejumlah festival tahunan yang diadakan pemerintah Kabupaten Ponorogo. Ada Festival Reog Nasional, Festival Reog Mini Nasional, serta Pertunjukan pada Bulan Purnama yang biasanya diselenggarakan di alun-alun kota.

Penari Reog terdiri dari Jathil, Warok, dan Barongan atau Dadak Merak. Topeng Dadak Merak yang berupa wajah singa dengan kipas bulu merak beratnya bisa mencapai 50 kilogram dan hanya ditahan oleh kepala dan rahang penarinya. Gak jarang, penonton juga diajak duduk di atas kepala sang Barongan. 
 
MAHIPA sendiri berdiri pada tanggal 1 Agustus 1992 adalah UKM pertama yang berdiri di Universitas Muhammadiyah Ponorogo dengan nama MAFETAPALA (Mahasiswa Fakultas Teknik, Ekonomi, Tarbiyah Pecinta Alam). Tapi karena Mahasiswa yang menjadi anggota lebih luas lagi, dalam artian bukan hanya mahasiswa dari fakultas-fakultas yang tertera di dalam nama MAFETAPALA maka namanya dirubah menjadi MAHIPA (Mahasiswa Islam Pecinta Alam).Yaitu sebuah organisasi yang begerak pada bidang olahraga alam bebas. 
 
foto : saat mubes
 
MAHIPA juga memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh organisasi lain, yaitu keutuhan kekeluargaan yang tidak diragukan karena sekian remaja umur MAHIPA, keeratan ukhuahnya mulai dari pendiri sampai anggota terbaru tetap terjaga dan terikat kuat. Semua itu terbukti pada kehadiran anggota tidak aktif (anggota yang telah menjadi alumni) pada kegiatan yang dilaksanakan MAHIPA. Tidak sekedar menjadi partisipan, tapi ketika MAHIPA membutuhkan dana ataupun bantuan, beliau-baliau tidak segan-segan untuk merogoh saku dan memberikan bantuannya demi tetap eksisnya MAHIPA di dunia kepecintaalaman. 
 
Dalam organisasi MAHIPA juga terdapat beberapa jenis kenggotaan. Diantaranya AK/Anggota Kehormatan adalah anggota pendiri, ALB/Anggota Luar Biasa adalah anggota yang telah menjadi alumni Universitas Muhammadiyah Ponorogo dengan syarat telah dilantik menjadi Anggota Biasa, AB/Anggota Biasa adalah anggota yang telah dinyatakan lulus pada masa penempuhan ekspedisi muda yang merupakan anggota aktif dan terakhir AM/Anggota Muda adalah anggota yang telah dinyatakan lulus pada saat pendidikan dan latihan dasar yang diadakan diawal perekruitan anggota.
 
 





Berita Terkait


Pendaki Asal Slovakia Yang Dilaporkan Hilang di Gunung Merbabu Via Cuntel Masih Proses Pencarian
Sosialisasi dan Praktek Pembuatan Biopori di SD Negeri Katelan 3, Tangen, Sragen
Selamat Hari Air Se-Dunia: Pentingnya Air Bagi Kehidupan Makhluk Hidup
Sispala Ganesha SMA 2 Muhammadiyah Tangerang Sukses Melaksanakan Musyang Ke-14
Selamat Hari Hutan Se-Dunia: Deforestasi dan Degradasi Hutan di Indonesia



IP Anda Adalah: 54.92.150.98

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2871382)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47256)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (44619)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33954)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (32939)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31053)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30448)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30363)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (26283)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25993)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24546)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22566)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21024)

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest

Para Pendaki Gunung Alpen Swiss Meninggal Dunia Akibat Terjebak Cuaca Buruk

Mapala Satria UMP Siap Gelar Talk Show Dampak Mega Proyek PLTPB Terhadap Hutan Lindung Gunung Slamet

Pemutaran Film dan Diskusi Asimteris Dalam Rangka Memperingati Hari Bumi Se-Dunia

End Plastic Pollution, Tema Peringatan Hari Bumi Se-Dunia