MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Senin, 16 April 2018 - 01:44:35 WIB

Pecinta Alam se-Yogyakarta Kompak Menggelar Latihan Bersama Navigasi Darat di Gunung Merapi

Kategori: Gunung Hutan Diposting oleh : Sekber PPA DIY - Dibaca: 587 kali



Bukit Klangon, MapalaPTM.com (15/04) - Komunitas Gunung Hutan, Sekretariat Bersama Perhimpunan Pecinta Alam (SEKBER PPA) DIY menggelar latihan bersama Ilmu Medan Peta Kompas (IMPK) di lereng selatan Gunung Merapi pada hari jumat malam (13/4) hingga minggu (15/4).
 
Foto kompas, by: Pelor
 
Ilmu Medan Peta Kompas (IMPK) adalah Suatu teknik untuk menentukan posisi kita maupun suatu obyek, serta arah lintasan kita di peta sehingga dapat memberikan gambaran terhadap medan yang sedang dan akan kita lalui. Manfaat dari IMPK sendiri dapat mempermudah kita untuk mencapai tujuan atau target tertentu dalam kegiatan alam bebas. Selain itu, penguasaan medan ini juga dapat berguna dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti; mempermudah tugas SAR, evakuasi korban hilang dan lain-lain.
 
Sekber PPA DIY adalah suatu wadah berkumpulnya pencinta alam yang berada di Yogyakarta. Yang di bentuk pada tanggal 13 April 1977 dengan tujuan untuk mengurangi resiko kecelakaan pendakian gunung dan diharapkan dapat menjadi sarana untuk saling berkomunikasi serta bertukar ilmu kepencintaalaman.
 
Di bawah Sekber PPA DIY terdapat satu bidang dan lima komunitas yang mewadahi berbagai kegiatan, yaitu bidang SAR (Search and Rescue), komunitas Arisan Caving Yogyakarta (ACY), Komunitas Panjat Tebing Yogyakarta (KPTY), komunitas Gunung Hutan, komunitas Forumnya Arung Jeram Yogyakarta (FAJY) dan komunitas Konservasi.
 
Sekber PPA DIY dikoordinir oleh seorang Sekertaris Jendral (Sekjen), yang saat ini di jabat oleh Muhammad Radoza Agatama (Komplong) dari mapala Carabiner FT UNY.
 
Foto: Peserta dan Pendamping Lapangan
 
Komplong selaku Sekjen Sekber PPA DIY mengatakan bahwa dengan diadakannya Latihan bersama IMPK ini adalah sebagai wadah teman-teman OPA dalam mencari materi terutama tentang IMPK.
 
"Saya sangat mengapresiasi latihan bersama IMPK ini dan merasa senang, apalagi kegiatan ini sudah lama tidak diadakan (terakhir tahun 2015)" ucapnya lagi.
 
"Harapannya adalah dengan diadakan latihan bersama ini dapat berjalan secara berkala dan berjenjang dari segi waktu dan materi sehingga output yang di harapankan tercapai." lanjut komplong lagi kepada jurnalis MapalaPTM.com.
 
Komunitas Gunung Hutan Sekber PPA DIY merupakan wadah bersama untuk mengakomodir kebutuhan materi Divisi Gunung Hutan OPA di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal ini dimaksudkan untuk mengembangkan potensi keilmuan divisi Gunung Hutan Sekber PPA DIY agar bisa menjadi media sharing untuk menyetarakan dan menyamakan persepsi keilmuan divisi Gunung Hutan khususnya di DIY.
 
Dimas Satrya atau yang biasa dipanggil Kornet selaku koordinator komunitas Gunung Hutan Sekber PPA DIY dan juga anggota Mapalista Akprin menambahkan bahwa dengan diadakan kegiatan latihan bersama ini bertujuan untuk membekali anggota pecinta alam dengan kemampuan dasar yang merata dalam bidang navigasi darat khususnya untuk daerah Yogyakarta.
 
Foto: Sedang ploting area keberangkatan
 
Dalam hal ini banyak OPA DIY yang mendelegasikan anggotanya untuk berpartisipasi di kegiatan Latihan Bersama ini. Dalam kegitan ini diikuti oleh 42 peserta dari 22 OPA DIY yaitu HANCALA, Mapastiebb, Kamapala Intan, Mahameru UNY, Mapala UNISCO, Tarantula, Mapala TGP, Galaksi 45, Mapalista, Carabiner, Mapala UNISI Wakanipa, Palasta, Marepal, Sispala Plassenta, Mapasadha, APELA, KPPA, Magmagama, MDP ( Darmapala API) dan Dolan Ndeso.
 
"Salah satu tujuan diadakan kegiatan Latber ini untuk pergantian pengurus pokja dengan manfaat utama diadakan kegiatan ini dapat mengguyubkan antar OPA DIY dan sebagi sharing materi IMPK dasar yang nanti akan ada materi lanjutannya.
 
Foto: Pemberian materi IMPK yang oleh mas Budin
 
Rangkaian kegiatannya yang pertama itu ada pendaftaran, kemudian uji kemampuan IMPK dasar pada tanggal 27 Maret 2018 bertempat di sekertariat SETRAJANA, selanjutnya materi ruang tanggal 6-8 April 2018 di sekertariat Mapatris F.Psi UST dan puncak kegiatanya beruapa pengaplikasian langsung di lapangannya pada tanggal 13-15 April 2018 di Bukit Kelangon lereng selatan Gunung Merapi. kegiatan berlangsung dengan aman tanpa adanya kendala yang bermakna.
 
Harapan dari diadakannya kegiatan Latber ini peserta dapat menerima materi yang telah disampaikan dengan baik dan karena kegiatan ini berkesinambungan segingga  harapannya  pesertan dapat ikut dalam kegiatan selanjutnya berupa mountain rescue dasar dan IMPK lanjut" Ujar Ilham Arisnawan (Budin) dari Madapala selaku tim monev Komunitas Gunung Hutan Sekber PPA DIY.
 
 
 
 
 
 
 

Kontributor: Vidayanti (Mamot) - HANCALA FMIPA UNY
Editor:
1.Danis S. Wicaksana (Dengkek) - Mapatris F.Psi UST
2.Ainun Irfanto "Usus" - Madapala UAD
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook : MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


UPL MPA Unsoed Laksanakan Praktek Simulasi I Untuk Calon Atlet Ekspedisi Soedirman VII
Mabim LH Mapala Mahesa Observasi TPA Rawa Kucing
Mapala Se-Banten Menyelenggarakan Sekolah Panjat Tebing Merah Putih di Pandeglang - Banten.
Pendaki Asal Slovakia Yang Dilaporkan Hilang di Gunung Merbabu Via Cuntel Masih Proses Pencarian
GEMAPALA BBC Cirebon Siap Melaksanakan Kegiatan Pendidikan Dasar IV



IP Anda Adalah: 54.166.233.99

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2871508)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47258)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (44627)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33960)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (32960)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31056)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30451)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30363)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (26295)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25994)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24546)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22569)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21026)

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest

Para Pendaki Gunung Alpen Swiss Meninggal Dunia Akibat Terjebak Cuaca Buruk

Mapala Satria UMP Siap Gelar Talk Show Dampak Mega Proyek PLTPB Terhadap Hutan Lindung Gunung Slamet

Pemutaran Film dan Diskusi Asimteris Dalam Rangka Memperingati Hari Bumi Se-Dunia

End Plastic Pollution, Tema Peringatan Hari Bumi Se-Dunia