MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Kamis, 21 Januari 2016 - 18:13:10 WIB

Saatnya Pendakian Tim Putri Indonesia Ke Puncak Aconcagua Dimulai

Kategori: Adventure Diposting oleh : Alphonse Yoshio - Dibaca: 2071 kali



Foto: 1.Perjalanan Menuju Plaza Francia, terlihat tembok selatan Aconcagua (Kiri) 2.Perjalanan menuju Plaza De Mulas (Kanan Atas) 3.Plaza De Mulas Base camp di ketinggian 4.400mdpl (Kanan Bawah)

 

 

The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition MAHITALA UNPAR (WISSEMU) Sampai Di Plaza De Mulas, Pendakian Sebenarnya Menuju Puncak Aconcagua Dimulai Dari Sini

 
Plaza De Mulas, MapalaPTM.com (21/1) - Setelah hampir tiga hari meninggalkan Penitentes akhirnya Tim WISSEMU sampai juga di Plaza De Mulas. Tim berangkat dari Penitentes menuju Confluencia (3.368 mdpl) 17 Januari waktu setempat melalui Horcones Valley, di Confluencia tim berkemah selama dua malam sebelum melanjutkan ke Plaza De Mulas (4.250 mdpl).
 
Perjalanan menuju Plaza De Mulas sebenarnya dapat ditempuh dalam dua hari perjalanan. Namun kebanyakan pendaki, termasuk Tim WISSEMU mengambil satu hari tambahan untuk aklimatisasi di Plaza Francia (4.200 mdpl) pada 18 Januari.
 
Proses Aklimatisasi ke Plaza Francia ini memakan waktu hampir 8 jam untuk bolak-balik ke camp di Confluencia. Sebelum melanjutkan perjalanan menuju Plaza De Mulas tim juga harus melakukan medical check up untuk memeriksa apakah kondisi pendaki cukup baik untuk lanjut ke Basecamp. Cek medis dilakukan setelah 2 jam selesai aklimatisasi agar hasilnya maksimal.
 
Pada 19 Januari waktu setempat tim melanjutkan perjalanan ke Plaza De Mulas dari Confluencia. Perjalanan menuju Plaza De Mulas memakan waktu trekking 9.5 jam. 
 
Plaza De Mulas adalah base camp untuk Normal Route yang merupakan rute yang umum untuk pendakian ke Aconcagua, sehingga sesampainya di sini tim lan gsung memisahkan logistic yang akan dibawa ke camp berikutnya. 
 
Selain itu di Plaza De Mulas juga akan dilakukan medical  check up. Saat ini cuaca di Plaza De Mulas sedikit berkabut karena sempat hujan salju selama 20 menit.
 
Keberangkatan Tim Putri Mahitala ke Argentina ini adalah negara dimana tempat Gunung Aconcagua berada dan Ekspedisi Aconcagua dilakukan dari tanggal 11 Januari 2016 hingga  5 Februari 2016. 
 
Panjangnya rute perjalanan dan kenaikan ketinggian gunung yang cukup drastis membuat perjalanan ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk didaki.
 
Selain jalurnya yang panjang, Aconcagua yang terletak di jajaran Pegunungan Andes memiliki cuaca dingin yang ekstrim ditambah badai angin yang sangat berbahaya dan dikenal dengan sebutan el viento blanco. 
 
Angin kencang yang kabarnya dapat mencapai 90 km/jam bertiup bersamaan dengan kabut yang  ditambah dengan hujan salju merupakan gambaran sederhana dari badai berbahaya ini. 
 
Menurut beberapa pemberitaan media, el viento blanco ini juga yang diduga menjadi penyebab meninggalnya salah satu pendaki berpengalaman dari Indonesia yaitu (Alm) Norman Edwin dan rekannya (Alm) Didiek Samsu (tahun 1992) pada saat melakukan ekspedisi seven summits kala itu.
 
Setelah berhasil mengibarkan bendera merah putih di Gunung Carstensz Pyramid, Papua, Indonesia pada Agustus 2014 dan Gunung Elbrus, Rusia serta Gunung Kilimanjaro, Tanzania pada Mei 2015 lalu, Tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (WISSEMU) bersiap melanjutkan petualangannya menuju Gunung Aconcagua (6.962 mdpl) di Argentina, yang merupakan puncak tertinggi di Benua Amerika Selatan dan puncak tertinggi kedua dalam rangkaian seven summits setelah Gunung Everest.
 
Lima tahun silam tepatnya pada 9 Januari 2011 Sofyan Arief Fesa, Xaverius Frans dan Broery Andrew Sihombing tiga dari empat orang anggota Indonesia Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (ISSEMU) berhasil menggapai puncak Gunung Aconcagua yang kemudian pada 29 Januari 2011 menyusul Janatan Ginting anggota terakhir dari Tim ISSEMU yang menyelesaikan pendakian ini. 
 
Sekarang terdapat tiga orang pendaki wanita yang memiliki mimpi untuk kembali mengibarkan bendera merah putih di Puncak Gunung Aconcagua. Fransiska Dimitri Inkiriwang (22), Mathilda Dwi Lestari (22), dan Dian Indah Carolina (20), tiga mahasiswi aktif Universtias Katolik Parahyangan yang tergabung dalam Tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala Unpar.
 
Ketujuh puncak yang merupakan seven summits meliputi Carstensz Pyramid (4.884 mdpl) di Indonesia (Oseania), Kilimanjaro (5.895 mdpl) di Tanzania (Afrika), Elbrus (5.642 mdpl) di Rusia (Eropa), Aconcagua, 6.962 mdpl di Argentina, (Amerika Selatan), McKinley/Denali (6.194 mdpl) di Alaska (Amerika Utara), Vinson (4.897 mdpl) di Ellsworth Range (Antartika), serta Everest (8.850 mdpl) di Nepal (Asia).
 
Mohon doa dan supportnya kiranya ekspedisi ini dapat berjalan lancar dan mencapai prestasi yang membanggakan untuk negara Indonesia.
 
Bravo Indonesia..
 
 
Kontributor: Alphonse Yoshio





Berita Terkait


Peserta Ekspedisi NKRI 2016 Latihan Konservasi Di Ciwidey Bandung
Clara Sumarwati Pendaki Wanita Asia Tenggara Pertama Mencapai Puncak Everest 1996
Kegiatan Milad ke 38 GENETIKA FP UISU Medan
Persiapan Akhir Pendakian Tim Putri 7Summits Indonesia Aconcagua Di Los Penitentes
Tujuh Pendaki Tersambar Petir Saat Di Puncak Gunung, Dua Tewas



IP Anda Adalah: 54.90.237.148

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2824303)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46597)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (42551)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33280)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30416)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (30322)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29812)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29510)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25175)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (24241)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23983)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (21105)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20414)

AOC II, Aldakawanaseta Universitas Dian Nuswantoro Semarang Kembali Menggelar Kejuaraan Orienteering

Tim SAR Berhasil Evakuasi Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang

Empat Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang Akibat Kabut Tebal

Hobby Mendaki Gunung, Mahasiswi Cantik Asal Jogja Siap Taaruf Mencari Calon Imam

DIKDASLU KE- IX, MAPALU UM Sukabumi Lahirkan Angkatan Mutiara Api

Carstensz Pyramid, Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Sukses Gapai 7 Puncak Tertinggi Indonesia

Perlengkapan Wajib Tidak Dibawa, 2 Pendaki Gunung Panderman Tersesat

Gunung Agung Kembali Erupsi, Warga Senantiasa Waspada

ICC Gelar Indonesian Climber First Ascent Expedition Bumi Rafflesia, Bengkulu

Jalur Pendakian Gunung yang Resmi Ditutup, Update Januari 2018

Puncak Gunung Bukanlah Tujuan

Usus: Cara Pendaki Gunung Zaman Now Menanggapi Mitos

UPL MPA Universitas Jenderal Soedirman Bersiap Mendaki Gunung Aconcagua, Argentina