MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Senin, 09 Mei 2016 - 20:19:01 WIB

Pendaki Gunung Rinjani Asal Palembang Tewas di Pemandian Air Panas

Kategori: Berita Diposting oleh : Yadin Black - Dibaca: 3770 kali



Lombok, MapalaPTM.Com (9/5) - Ika (26), pendaki asal Palembang, Sumatera Selatan, tewas saat berada di pemandian air panas Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB).
 
"Sudah dipastikan meninggal atas nama Ika dari Palembang. Lokasi TKP di pemandian air panas di sekitar Danau Segara Anak," kata Daniel Rosang, koordinator Perlindungan dan Pengamanan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Senin (9/5/2016).
 
Hingga saat ini, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Ia menjelaskan, korban bersama empat temannya mulai mendaki Gunung Rinjani melalui jalur pendakian Sembalun.
 
Korban hilang pada Minggu (8/5/2016) pukul 17.30 Wita, di sekitar pemandian air panas yang berjarak 100 meter dari Danau Segara Anak.
 
Korban baru ditemukan hari ini sekitar pukul 10.15 Wita dalam keadaan meninggal dunia.
 
Daniel menjelaskan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Basarnas yang saat ini sedang menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi jenazah. Tim evakuasi berangkat melalui pintu pendakian Senaru dengan peralatan lengkap.
 
"Dari Basarnas lengkap standar peralatan mereka, termasuk tabung selam oksigen karena diperkirakan korban tenggelam di sekitar pemandian air panas tersebut," terang Daniel.
 
Jika menggunakan waktu tempuh normal, tim evakuasi diperkirakan sampai ke TKP sekitar pukul 19.00 Wita atau setelah menempuh sekitar 10 jam perjalanan. Tim evakuasi bersama korban diperkirakan tiba di Senaru sekitar Selasa dini hari.
 
Daniel menambahkan, selama ini pemandian air panas memang menjadi salah satu objek wisata di Gunung Rinjani. Biasanya, para pendaki berendam air panas untuk melepas penat setelah menempuh perjalanan jauh.
 
"Itu bukan daerah larangan di kawasan Rinjani, jadi siapapun pengunjung setelah mendirikan perkemahan di pinggiran danau bisa langsung ke lokasi pemandian itu. Jadi bukan daerah larangan untuk didatangi," terang Daniel.
 
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, ia menyarankan kepada para pendaki untuk memperhatikan daya tahan tubuh dan istirahat terlebih dahulu sebelum menuju ke pemandian air panas.
 
"Kasih jeda tubuh beristirahat. Kalau sudah santai, aliran darah sudah enak. Kemudian metabolisme tubuh sudah kembali, baru bisa bersantai. Tidak langsung lah, karena masing-masing fisik pendaki berbeda," kata Daniel.
 
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, proses evakuasi korban oleh tim Basarnas masih terus berlangsung.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: Kompas
 
-Portal Berita Petualang-
#Twitter: @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Page facebook: MapalaPTM.Com
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: mapalaptm@gmail.com atau inbox page MapalaPTM.Com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com





Berita Terkait


Pendaki Gunung Harus Banyak Belajar Dengan Kucing Saat Buang Kotoran
Bali Akan Gelar Lomba Marathon Sepeda Gunung di Gunung Batur 29 Mei
Cerpen: Doa Ibu Menyertai Masuk Menjadi Anggota Pecinta Alam
Liburan Panjang, Ratusan Pendaki Memadati Gunung Arjuna
Gunung Semeru Tembus 5.442 Pendaki Sejak dibukanya 1 Mei 2016



IP Anda Adalah: 54.80.146.251

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2802853)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46205)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (40813)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32854)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30033)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29510)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29058)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (28722)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24836)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23641)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22881)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20489)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20048)

Anggota UPL MPA Unsoed Buka Jalur Penakir Gunung Slamet

Keluarga Besar Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia Ucapkan Selamat Milad Kepada Muhammadiyah Ke-105

Jenasah Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Membusuk, Diperkirakan Meninggal Lebih dari Sebulan

Yogyakarta Siap Gelar Kejurnas Panjat Tebing XVI Untuk Jaring Atlet Potensial

GEMAPALA WIGWAM FH UNSRI sukses adakan kegiatan MUSI RIVER CAMP

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Sejuta Bunga, Mapala "SULFUR" UNTIDAR Magelang

II-Outfest, Pameran Aktivitas Outdoor Terbesar akan Meriahkan Pertama Kalinya di Kota Makassar

Kongres IV Pecinta Alam Bandung Raya Rekomendasikan Forum Nasional Pecinta Alam Indonesia

Membentuk Karakter Pemuda Lewat Pendidikan Dasar KPA Summit Adventure

Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Menggapai Puncak Rantemario, Latimojong

Matasitas Sahid Jakarta Siap Kembali Mengadakan Seminar dan Kejuaraan Orienteering

Kemenpar Selenggarakan Forum Group Diskusi Untuk Kembangkan Potensi Wisata Petualangan

Mapala UMRI Siap Gelar Pendidikan Dasar Cinta Alam V (PDCA) dan Pelantikan Calon Siswa