MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 10 Mei 2016 - 08:18:44 WIB

15 Hari, Willem Sigar Mulai Pendakian ke-13 Gunung Penanggungan di Mojokerto

Kategori: Berita Diposting oleh : Kiki - Dibaca: 1628 kali



Mojokerto, MapalaPTM.Com (10/5) - Usai turun dari Gunung Argopuro, pendaki maraton gunung solo Willem Sigar Tasiam melanjutkan pendakian ke Gunung Semeru. Dia berangkat Minggu (8/5/2016) siang disertai hujan gerimis di base camp Ranu Pani.

Willem tiba di Desa Ranu Pani, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur sekitar pukul 11.00 WIB. Kondisi desa di lereng Gunung Semeru hari ini sangat penuh pendaki, terutama mereka yang turun pasca-menghabiskan libur panjang mendaki gunung.
 
Dia mulai mendaki dari Desa Ranu Pani pukul 13.30 WIB. Willem istirahat antara di Kalimati atau Arcopodo.
 
"Muncak berangkat pagi pukul 02.30. Kemudian langsung turun lagi," tutur Willem sebelum pendakian Semeru, Minggu (8/5/2016).
 
Estimasinya, Willem akan kembali tiba di Desa Ranu Pani pada Senin (9/5/2016) sebelum pukul 13.00 WIB
 
"Diusahakan sebelum jam 1 siang sudah sampai," tambahnya.
 
Namun dia baru tiba di base camp Desa Ranu Pani pukul 16.07 WIB, Molor tiga jam akibat hujan deras di Kalimati.
 
"Waktu sampai Kalimati, sekitar pukul 3 pagi hujan deras sekali," tutur Willem usai pendakian di Desa Ranu Pani, Senin (9/5/2016).
 
Sambil menyeruput teh manis panas, Willem berkisah. Dia tiba di Ranu Kumbolo sekitar pukul 17.00 WIB. Usai istirahat, Willem melanjutkan perjalanan ke Kalimati pukul 24.00 WIB.
 
Sekitar pukul 02.30 WIB, hujan deras di Kalimati. Sekitar 80 pendaki yang berniat lanjut ke puncak, mengurungkan niat mereka.
 
"Sekitar 75 persen pendaki balik turun semua. Hanya sekitar 6 rombongan yang akhirnya maksa naik," tutur Willem.
 
Trek yang licin dan hujan yang mengguyur mempersulit pendakian. Akhirnya, Willem pun tiba di puncak Gunung Semeru alias Mahameru pukul 10.00 WIB.
 
"Hanya bertemu 4 orang di atas situ. Tiga cowok, satu cewek," tuturnya.
 
Setengah jam beristirahat, Willem langsung kembali turun menuju Desa Ranu Pani. Rencananya Willem akan mendaki Gunung Penanggungan sebelum mendaki "si kembar" Arjuno & Welirang.
 
Ini adalah kali ke-28 Willem mendaki Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang. Setelah turun, dia langsung bertolak ke Gunung Penanggungan yang terletak di Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan.
 
Willem Sigar Tasiam mendaki Gunung Penanggungan, Jawa Timur, Selasa (10/5/2016) pukul 03.00 WIB. Ia berharap bisa melihat pemandangan Gunung Arjuno dan Welirang dari Puncak Gunung Penanggungan.
 
"Ini baru keempat kali ke Penanggungan. Selalu ketutup kabut tiga kali. Dulu nungguin matahari terbit satu jam gak kelihatan," kata Willem saat tiba di titik awal jalur pendakian Gunung Penanggungan, Senin (9/5/2016) malam.
 
Ia menceritakan tiga pendakian Gunung Penanggungan sebelumnya dilakukan bukan pada musim hujan. Tiga pendakian Gunung Penanggungan sebelumnya Willem lakukan pada tahun 2012, 2013, dan 2015.
 
"Dulu tahun 2014 ke Gunung Penanggungan pas pendakian 40 gunung 32 hari. Mudah-mudahan dapat bisa lihat Arjuno Welirang," ujar Willem.
 
Gunung yang juga dikenal dengan nama Pawitra bisa didaki melewati tiga jalur yakni Jalur Desa Tamiajeng, Desa Jolotundo, dan Desa Ngoro di Mojokerto. Gunung yang berketinggian 1.653 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini terletak di perbatasan Pasuruan dan Mojokerto.
 
Sebelumnya, Willem Sigar melakukan pendakian secara maraton mulai dari Nusa Tenggara Timur, yaitu Gunung Kelimutu dan Gunung Inerie, lalu dilanjutkan Gunung Tambora dan Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat. Misinya adalah menyelesaikan 50 gunung dalam 40 hari, terhitung sejak Selasa (26/4/2016).
 
Ia kemudian melakukan perjalanan darat menyeberang Pulau Bali dan mendaki Gunung Agung, Gunung Batur, Gunung Catur, dan Gunung Batukaru.
 
Perjalanan dilanjutkan menyeberang ke Pulau Jawa. Gunung pertama yang didaki di Pulau Jawa adalah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur. Kemudian disusul gunung lainnya di Jawa Timur yaitu Gunung Raung, Gunung Argopuro dan Gunung Semeru.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: Kompas
 
-Portal Berita Petualang-
#Twitter: @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Page facebook: MapalaPTM.Com
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: mapalaptm@gmail.com atau inbox page MapalaPTM.Com yang di facebook. 

Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com





Berita Terkait


Proses Evakuasi Pendaki Palembang di Gunung Rinjani Terkendala Cuaca
Pendaki Gunung Rinjani Asal Palembang Tewas di Pemandian Air Panas
Pendaki Gunung Harus Banyak Belajar Dengan Kucing Saat Buang Kotoran
Bali Akan Gelar Lomba Marathon Sepeda Gunung di Gunung Batur 29 Mei
Cerpen: Doa Ibu Menyertai Masuk Menjadi Anggota Pecinta Alam



IP Anda Adalah: 54.80.146.251

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2802853)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46205)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (40813)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32854)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30033)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29510)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29058)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (28722)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24836)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23641)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22881)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20489)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20048)

Anggota UPL MPA Unsoed Buka Jalur Penakir Gunung Slamet

Keluarga Besar Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia Ucapkan Selamat Milad Kepada Muhammadiyah Ke-105

Jenasah Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Membusuk, Diperkirakan Meninggal Lebih dari Sebulan

Yogyakarta Siap Gelar Kejurnas Panjat Tebing XVI Untuk Jaring Atlet Potensial

GEMAPALA WIGWAM FH UNSRI sukses adakan kegiatan MUSI RIVER CAMP

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Sejuta Bunga, Mapala "SULFUR" UNTIDAR Magelang

II-Outfest, Pameran Aktivitas Outdoor Terbesar akan Meriahkan Pertama Kalinya di Kota Makassar

Kongres IV Pecinta Alam Bandung Raya Rekomendasikan Forum Nasional Pecinta Alam Indonesia

Membentuk Karakter Pemuda Lewat Pendidikan Dasar KPA Summit Adventure

Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Menggapai Puncak Rantemario, Latimojong

Matasitas Sahid Jakarta Siap Kembali Mengadakan Seminar dan Kejuaraan Orienteering

Kemenpar Selenggarakan Forum Group Diskusi Untuk Kembangkan Potensi Wisata Petualangan

Mapala UMRI Siap Gelar Pendidikan Dasar Cinta Alam V (PDCA) dan Pelantikan Calon Siswa