MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 10 Mei 2016 - 15:41:38 WIB

17 Mei, Unesco Observasi Ke Gunung Rinjani Untuk Menjadikan Geopark Dunia

Kategori: Berita Diposting oleh : Indah - Dibaca: 1267 kali



Lombok, MapalaPTM.Com (10/5) - Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini sudah ditetapkan menjadi kawasan wisata taman bumi (geopark) nasional. Dengan status tersebut diharapkan jumlah kunjungan wisatawan ke Gunung Rinjani meningkat. 
 
Gunung tertinggi kedua di Indonesia yang memiliki luas 40 ribu hektare ini masuk dalam kawasan taman nasional sejak tahun 1997 sesuai dengan keputusan Menteri Kehutanan No.280/kpts-II/1997.
 
Ada 53 jenis fauna di Geopark Gunung Rinjani, dengan musang sebagai ikonnya. Geopark ini berada di tiga wilayah kabupaten yaitu Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat.
 
Tidak hanya keragaman fauna, di kawasan gunung berapi aktif ini, terdapat kaldera yang luasnya sekitar 3.500 m x 4.800 m. Kaldera tersebut memanjang ke arah timur dan barat.
 
Di kaldera juga terdapat Segara Anak dengan luas 11 juta meter persegi dengan kedalaman 230 meter. Air terjun dari Segara Anak menambah keindahan geopark Rinjani.
 
Uniknya di dalam Segara Anak ini terdapat ikan mas dan mujair. Selain itu di salah satu sisi kaldera terdapat Gunung Baru atau Gunung Barujari.
 
Gunung ini memiliki kawah berukuran 170 meter × 200 meter dengan ketinggian 2.296 - 2376 meter dpl. Gunung kecil ini terakhir meletus pada tanggal 25 Oktober 2015 dan 3 November 2015. Saat ini Geopark Taman Nasional Gunung Rinjani sedang diobservasi oleh Unesco untuk menjadi geopark dunia.
 
"Saat ini kan geopark baru taraf nasional. Saya berharap nanti tanggal 17 Mei Unesco akan ke Lombok dan kami berharap agar nanti setelah orang Unesco datang geoparknya akan jadi geopark dunia," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal, Jumat (6/5/2016).
 
Dengan status geopark, pemerintah setempat memprioritaskan pembangunan fasilitas penunjang bagi wisatawan. Diharapkan wisatawan nantinya dapat menginap di tenda-tenda perkemahan yang akan dibuat. 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: Detik
 
-Portal Berita Petualang-
#Twitter: @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Page facebook: MapalaPTM.Com
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: mapalaptm@gmail.com atau inbox page MapalaPTM.Com yang di facebook. 

Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com





Berita Terkait


Persiapan TWKM ke-28 Mapala UMI Makassar Survey di Sungai Bili-bili
15 Hari, Willem Sigar Mulai Pendakian ke-13 Gunung Penanggungan di Mojokerto
Proses Evakuasi Pendaki Palembang di Gunung Rinjani Terkendala Cuaca
Pendaki Gunung Rinjani Asal Palembang Tewas di Pemandian Air Panas
Pendaki Gunung Harus Banyak Belajar Dengan Kucing Saat Buang Kotoran



IP Anda Adalah: 54.80.146.251

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2802853)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46205)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (40813)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32854)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30033)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29510)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29058)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (28722)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24836)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23641)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22881)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20489)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20048)

Anggota UPL MPA Unsoed Buka Jalur Penakir Gunung Slamet

Keluarga Besar Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia Ucapkan Selamat Milad Kepada Muhammadiyah Ke-105

Jenasah Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Membusuk, Diperkirakan Meninggal Lebih dari Sebulan

Yogyakarta Siap Gelar Kejurnas Panjat Tebing XVI Untuk Jaring Atlet Potensial

GEMAPALA WIGWAM FH UNSRI sukses adakan kegiatan MUSI RIVER CAMP

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Sejuta Bunga, Mapala "SULFUR" UNTIDAR Magelang

II-Outfest, Pameran Aktivitas Outdoor Terbesar akan Meriahkan Pertama Kalinya di Kota Makassar

Kongres IV Pecinta Alam Bandung Raya Rekomendasikan Forum Nasional Pecinta Alam Indonesia

Membentuk Karakter Pemuda Lewat Pendidikan Dasar KPA Summit Adventure

Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Menggapai Puncak Rantemario, Latimojong

Matasitas Sahid Jakarta Siap Kembali Mengadakan Seminar dan Kejuaraan Orienteering

Kemenpar Selenggarakan Forum Group Diskusi Untuk Kembangkan Potensi Wisata Petualangan

Mapala UMRI Siap Gelar Pendidikan Dasar Cinta Alam V (PDCA) dan Pelantikan Calon Siswa