MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Sabtu, 21 Mei 2016 - 01:39:38 WIB

Hari-25 Pendakian ke-29/30; Willem Mendaki Gunung Ciremai & Tampomas

Kategori: Gunung Hutan Diposting oleh : Kiki - Dibaca: 2544 kali



Sumedang, MapalaPTM.Com (21/5) - Usai mendaki gunung tertinggi di jawa tengah yaitu Gunung Slamet, Pendaki gunung maraton Willem Sigar Tasiam (58) menempuh jarak pendakian Gunung Ciremai, Jawa Barat sejauh 19,6 kilometer dalam waktu kurang dari 11 jam.
 
Umumnya, pendakian Gunung Ciremai membutuhkan waktu 10,5 jam hanya untuk tiba di puncak gunung.
 
Willem memulai pendakian dari Dusun Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat di ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut, Jumat (20/5/2016) pukul 02.10 WIB.
 
Ia kembali di Pos Taman Nasional Gunung Ciremai Resort Palutungan pada pukul 12.50 WIB. "Kita langsung ke Tampomas," ujar Willem singkat begitu tiba di pos pendakian.
 
Berdasarkan informasi dari pihak taman nasional, pendakian Gunung Ciremai melewati Dusun Palutungan, ada sembilan pos yang dilalui sebelum mencapai Puncak Gunung Ciremai.
 
Pos-pos itu adalah Pos Cigowong, Kuta, Pangguyangan Badak, Arban, Tanjakan Asoy, Pasanggrahan, Sanhyangropoh, Goa Walet, dan puncak Ciremai.
 
Saat Willem mulai berangkat, cuaca terpantau cerah. Pada pagi hari menjelang siang, Gunung Ciremai sempat tertutup kabut. Saat ini tim ekspedisi, langsung melambung ke kaki Gunung Tampomas, Cibereum, Jawa Barat. Diperkirakan tim akan tiba sekitar pukul 16.00 WIB.
 
Dengan menyelesaikan pendakian Gunung Ciremai, Willem juga akan mendaki sejumlah gunung di Jawa Barat. Adapun gunung tersebut adalah Gunung Papandayan, Cikuray, Guntur, Sanggabuana, Gede, dan Pangrango.
 
Gunung Ciremai terletak di dua kabupaten yakni Majalengka dan Kuningan. Gunung berkawah ini berketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl).
 
Setelah mendaki gunung ciremai, Willem Sigar mendaki Gunung Tampomas dengan disambut hujan ringan pada Jumat (20/5/2016). Ia mendaki via Jalur Cibereum Wetan, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
 
Ia mulai mendaki pada pukul 16.40 WIB. Gunung Tampomas adalah gunung ke-30 yang didaki Willem dalam ekspedisi Jelajah Tanpa Batas-50 Gunung 40 Hari. Ia dijadwalkan turun ke kaki gunung pada malam hari, pukul 22.00 WIB.
 
"Kalau gak kekejar mesti nginep karena harus ngambil gambar (di puncak)," ujar Willem sebelum mendaki.
 
Willem diantarkan oleh tim ekspedisi setelah melalui jalur penambangan pasir di kaki Gunung Tampomas. Begitu tiba di mulut hutan, ia langsung berkemas dan langsung memasuki jalur pendakian.
 
Hujan turun menjelang pukul 17.00 WIB. Awan hitam dan kabut tipis sempat terlihat dari kaki Gunung Tampomas.
 
Gunung Tampomas termasuk ke dalam Taman Wisata Alam Gunung Tampomas. Wilayah Gunung Tampomas dikelilingi empat kecamatan, yakni Buahdua, Cimalaka, Tanjung Kerta, dan Congeang.
 
Gunung Tampomas memiliki ketinggian 1.684 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung ini bisa didaki melalui jalur Cibereum Wetan, Narimbang, dan Buahdua.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: Kompas
 
-Portal Berita Petualang-
#Twitter: @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Page facebook: MapalaPTM.Com
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: mapalaptm@gmail.com atau inbox page MapalaPTM.Com yang di facebook. 

Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com

Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Puluhan Mapala Gelar Aksi Tuntut Tangkap Pengelola Air Terjun Dwi Warna
Gunung Latimojong Jadi Lokasi Kenal Medan TWKM-28 Mapala Se-Indonesia
Hari-24, Pendakian ke-28; Willem Sigar Mulai Mendaki Gunung Slamet
Nusa Tenggara Barat Promosi Pariwisata Lewat Instagram
Dikenakan Biaya Rp.10,000, Bulan Depan Pendaki Rinjani Ber-Asuransi



IP Anda Adalah: 54.198.164.83

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2852763)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47031)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (43932)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33726)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (31991)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30860)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30184)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30173)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25649)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25536)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24356)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22087)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20816)

Pecinta alam sebagai ekskul pembentukan karakter, Anies dukung eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani

Siap Jadi Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia, Dua Putri asal Bandung Tiba di Basecamp Everest

Atlet Metala UMS Raih Juara di Lomba Orienteering Aldakawanaseta Udinus Semarang

Fenomena Alam yang Tidak Biasa, Lapisan Es Muncul di Puncak Gunung Semeru

Pecinta Alam se-Yogyakarta Kompak Menggelar Latihan Bersama Navigasi Darat di Gunung Merapi

GLADIAN NASIONAL XIV Sumatera Barat Akan Dibuka Secara Resmi Oleh Presiden RI Oktober Mendatang

UPL MPA Unsoed Laksanakan Praktek Simulasi I Untuk Calon Atlet Ekspedisi Soedirman VII

Mabim LH Mapala Mahesa Observasi TPA Rawa Kucing

7 Hari Pencarian di Gunung Merbabu, Pendaki Slovakia Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kalimenek

Dua Srikandi Indonesia Tiba di Nepal, Siap Bergerak Untuk Proses Aklimatisasi Menuju Everest