MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Sabtu, 21 Mei 2016 - 23:06:45 WIB

3 Orang Tewas & 4 Orang Kritis Terkena Awan Panas Gunung Sinabung

Kategori: Berita Diposting oleh : Riana - Dibaca: 1664 kali



Karo, MapalaPTM.Com (21/5) - Tiga orang tewas dan empat kritis akibat terkena awan panas Gunung Sinabung di Sumatera Utara yang meletus pada Sabtu, pukul 16.48 WIB. 
 
"Luncuran awan panas Gunung Sinabung kembali menimbulkan korban jiwa," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroholewat keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.
 
Data sementara BPBD Kabupaten Karo, tujuh orang terkena awan panas, tiga meninggal dunia dan empat luka-luka dalam kondisi kritis. Tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi korban ke rumah sakit. Beberapa rumah di sekitar gunung terbakar akibat terlanda awan panas.
 
Pencarian korban lain, kata dia, akan dilanjutkan Minggu (22/5) pagi dengan memperhatikan kondisi aktivitas erupsi Gunung Sinabung. Korban adalah warga Desa Gamber, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, yang sedang melakukan aktivitas berkebun di ladangnya.
 
Desa Gamber, lanjut dia, berada dalam radius empat kilometer dari puncak kawah Gunung Sinabung. Seharusnya daerah ini kosong karena merupakan zona merah yang semua warganya tidak boleh melakukan aktivitas. Sebagian besar warga Desa Gamber telah mengungsi sejak lama dan rencana akan direlokasi mandiri.
 
Masyarakat Gamber telah diberikan bantuan sewa lahan pertanian dan sewa rumah oleh pemerintah agar tidak melakukan aktivitas di zona merah. Namun, ada sebagian masyarakat yang tetap nekat melakukan aktivitas pertanian di kebunnya meskipun telah dilarang aparat, kata Sutopo.
 
Sutopo mengatakan Kepala BNPB Willem Rampangilei memerintahkan Tim Reaksi Cepat BNPB untuk segera ke Karo guna mendampingi BPBD Kabupaten Karo dalam penanganan darurat erupsi Gunung Sinabung.
 
"Dandim Karo sebagai Komandan Tanggap Darurat agar mengoordinir pencarian dan penyelamatan korban. Lebih memperketat penjagaan dan patroli sehingga zona merah benar-benar tidak ada aktivitas masyarakat di dalamnya," kata dia.
 
Aktivitas Gunung Sinabung, kata Sutopo, masih tinggi. Pada Sabtu, terjadi awan panas guguran yang terjadi secara menerus pada pukul 14.28 WIB, 15.08 WIB, 16.39 WIB dan 16.48 WIB. Awan panas guguran mencapai 4,5 kilometer yang menjangkau Sungai Lao Borus ke arah barat.
 
Tinggi kolom abu vulkanik, kata dia, mencapai tiga ribu meter dan status gunung adalah awas. Potensi letusan masih tetap tinggi dan dapat terjadi kapan saja. Masyarakat juga dievakuasi ke lokasi yang aman. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.
 
"Masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan melakukan aktivitas di dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung. Untuk masyarakat di sekitar gunung dalam berbagai jarak juga tidak diperbolehkan mendekat seperti tujuh kilometer untuk sektor selatan-tenggara, enam kilometer untuk sektor tenggara-timur serta empat kilometer untuk sektor utara-timur laut," katanya.
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: BNPB
 
-Portal Berita Petualang-
#Twitter: @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Page facebook: MapalaPTM.Com
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: mapalaptm@gmail.com atau inbox page MapalaPTM.Com yang di facebook. 

Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com

Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


BTNGR Resmikan Jalur Pendakian Baru Gunung Rinjani via Lombok Tengah
Hari-25 Pendakian ke-29/30; Willem Mendaki Gunung Ciremai & Tampomas
Puluhan Mapala Gelar Aksi Tuntut Tangkap Pengelola Air Terjun Dwi Warna
Gunung Latimojong Jadi Lokasi Kenal Medan TWKM-28 Mapala Se-Indonesia
Hari-24, Pendakian ke-28; Willem Sigar Mulai Mendaki Gunung Slamet



IP Anda Adalah: 54.166.207.223

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2893368)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47610)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (45793)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (35134)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34325)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31447)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (31035)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30649)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (27430)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26548)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24878)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (23264)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21405)

Sinergitas Pecinta Alam untuk “LOMBOK BANGKIT MANDIRI”

Sukses Gelar Try Out 1 Tim Ekspedisi Soedirman Semakin Dekat Dengan Pendakian Ke Aconcagua

Persiapan menuju Astacala Telkom University Expedition (ATEX) 2018

TARANTULA ADVENTURE Adakan Pengabdian Masyarakat di Jembatan Edukasi Siluk

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia