MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Minggu, 22 Mei 2016 - 10:58:33 WIB

Marisa, Pendaki Wanita Tewas Saat Turun Menuju Camp 3 di Gunung Everest

Kategori: Internasional Diposting oleh : Kiki - Dibaca: 4947 kali



Nepal, MapalaPTM.Com (22/5) - Maria Strydom, seorang pengajar di Universitas Monash yang dikenal koleganya sangat menyukai kegiatan outdoor, meninggal karena penyakit ketinggian ketika berusaha turun dari  puncak Gunung Everest.
 
Dr Strydom, yang juga dikenal sebagai Marisa, merupakan dosen keuangan di Universitas Monash dan bersama dengan suaminya Rob ketika dia jatuh sakit karena penyakit di ketinggian saat berusaha turun dari puncak Gunung Everest.
 
Dia sedang dalam perjalanan dari Kamp 4 ke Kamp 3 ketika jatuh sakit, kata Pasang Phurba Sherpa, seorang anggota direktur di trek puncak ke-7.
 
"Setelah berhasil mencapai puncak Gunung Everest Sabtu (21/5), dia tampak sangat lemah dan menderita akibat kehilangan tenaga yang merupakan tanda-tanda penyakit akibat ketinggian,” katanya.
 
Ibunya, Maritha Strydom, memastikan kematian anak perempuannya di Facebook dan menyatakan dia terlalu sedih untuk berkomunikasi.
 
Pendaki asal Belanda, Eric Alrnold, yang mendaki akibat penyakit ketinggian dan meninggal pada Hari Jum’at (20/5) lalu.
 
Kantor berita Belanda, ANP melaporkan Arnold mengatakan pada rekan satu tim-nya setelah kembali dari puncak kalau dirinya sudah tidak bertenaga lagi dan kemudian dia meninggal ketika tertidur.
 
Arnold merupakan bagian dari pendaki yang terperangkap dalam bencana longsor salju mematikan di base camp Everest tahun lalu pasca terjadinya gempa bumi dahsyat di Nepal.
 
Sekitar 330 pendaki telah berhasil mendaki Gunung Everest pada musim ini, termasuk Alyssa Azar yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi di dunia itu pada Hari Sabtu (21/5) dan menjadi remaja Australia termuda yang berhasil melakukan pendakian hingga ke puncak Everest.
 
Namun, dua pendaki gunung lainnya meninggal dalam beberapa hari terakhir.
 
Seorang pendaki pemandu asal Nepal juga tewas pada Hari Kamis setelah terpeleset dan jatuh 2.000 meter di Gunung Lhotse, yang merupakan puncak keempat tertinggi di dunia.
 
Pada hari yang sama seorang pendaki asal India juga meninggal setelah jatuh sakit saat turun dari Gunung Dhaulagiri, yang juga berada di pegunungan Himalaya.
 
Sementara itu Universitas Monash mengunggah pernyataan turut berduka cita lewat akun Facebooknya dan mengatakan komunitas Universitas Melbourne sangat berduka dan merasa kehilangan atas kabar tragis ini.
 
"Kami bekerjasama dengan pihak berwenang dan kami turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga, kerabat kolega dan mahasiswa Maria,”
 
Selama delapan tahun terakhir, Dr Strydom telah berhasil mendaki Gunung Denali di Alaska, Aconcagua di Argentina, Gunung Ararat di Turki dan Kilimanjaro di benua kelahirannya, Afrika.
 
Sebelum berangkat ke Nepal, Dr Strydom mengatakan meskipun risiko yang mengancam nyawanya dalam mendaki Everest, dia merasa sangat siap untuk melakukan pendakian ini.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: ABC
 
-Portal Berita Petualang-
#Twitter: @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Page facebook: MapalaPTM.Com
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: mapalaptm@gmail.com atau inbox page MapalaPTM.Com yang di facebook. 

Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com

Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Dua Pendaki Hilang, Jalur Pendakian Gunung Semeru Kembali ditutup
Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru
Pendaki Asal Belanda Tewas di Lereng Zona Kematian Gunung Everest
Dua Orang Pendaki Asal Cirebon Telah Hilang di Gunung Semeru
3 Orang Tewas & 4 Orang Kritis Terkena Awan Panas Gunung Sinabung



IP Anda Adalah: 54.80.8.44

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2852599)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47029)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (43921)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33724)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (31985)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30857)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30181)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30171)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25646)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25524)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24355)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22084)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20813)

Pecinta alam sebagai ekskul pembentukan karakter, Anies dukung eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani

Siap Jadi Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia, Dua Putri asal Bandung Tiba di Basecamp Everest

Atlet Metala UMS Raih Juara di Lomba Orienteering Aldakawanaseta Udinus Semarang

Fenomena Alam yang Tidak Biasa, Lapisan Es Muncul di Puncak Gunung Semeru

Pecinta Alam se-Yogyakarta Kompak Menggelar Latihan Bersama Navigasi Darat di Gunung Merapi

GLADIAN NASIONAL XIV Sumatera Barat Akan Dibuka Secara Resmi Oleh Presiden RI Oktober Mendatang

UPL MPA Unsoed Laksanakan Praktek Simulasi I Untuk Calon Atlet Ekspedisi Soedirman VII

Mabim LH Mapala Mahesa Observasi TPA Rawa Kucing

7 Hari Pencarian di Gunung Merbabu, Pendaki Slovakia Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kalimenek

Dua Srikandi Indonesia Tiba di Nepal, Siap Bergerak Untuk Proses Aklimatisasi Menuju Everest