MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Rabu, 25 Mei 2016 - 20:28:00 WIB

BTNGL: Hanya Tersisa 100 Harimau Sumatera di Gunung Leuser

Kategori: Flora dan Fauna Diposting oleh : Kiki - Dibaca: 1416 kali



Langkat Sumut, MapalaPTM.Com (25/5) - Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser memperkirakan cuma tersisa 100 harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di sana, yang berada di perbatasan Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Aceh itu.

"Ini dari hasil sementara pendataan yang dilakukan oleh petugas di lapangan," kata Kepala Bidang Wilayah III Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, Sapto Prabowo, di Stabat, Rabu. 
 
Sedangkan untuk seluruh Pulau Sumatera, diperkirakan hanya tinggal 400-500 harimau sumatera.
 
Populasi harimau sumatera yang makin minim itu karena perburuan liar. Pada hari yang sama, Polres Langkat mengungkap penangkapan kawanan pemburu harimau sumatera yang ditangkap karena menjual kulit awetan harimau sumatera remaja.
 
Kulit harimau sumatera remaja itu dijual seharga Rp42 juta beserta tulang-tulangnya.
 
"Kami berharap harimau sumatera itu tetap berada dan hidup aman dan nyaman di TNGL, dan tidak ada lagi perburuan liar sebagaimana terungkap Selasa kemarin," katanya.
 
Dari pemeriksaan terhadap barang bukti berupa tulang, taring, dan kulit harimau Sumatera yang berhasil diamankan Polres Langkat, diperkirakan hewat tersebut berumur lima tahun atau tergolong masih remaja.
 
"Ini harimau sumatera yang mereka bunuh masih remaja, sebab taringnya masih kopong dan tulangnya masih kecil-kecil," ujarnya.
 
Selain harimau sumatera, hutan-hutan Indonesia pernah menjadi habitat bagi dua subspesies endemik harimau, yaitu harimau jawa (Panthera tigris soncaica - punah pada dasawarsa '70-an) dan harimau bali (Panthera tigris balica - punah pada dasawarsa '30-an). 
 
Berbeda dengan singa, semua subspesies harimau adalah karnivora puncak rantai makanan yang soliter. Mereka memerlukan lahan perburuan sangat luas perindividu, dan memerlukan waktu belasan tahun untuk mereka menjadi dewasa dan dapat berkembang biak. 
 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: Antara
 
-Portal Berita Petualang-
#Twitter: @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Page facebook: MapalaPTM.Com
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: mapalaptm@gmail.com atau inbox page MapalaPTM.Com yang di facebook. 

Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com

Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Seorang Pecinta Alam Adalah Orang yang Bahagia
LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat
Wakil Bupati Dukung Telusur Goa & Panjat Tebing TWKM 28 di Maros
Terharu, Ratusan Netizen Ucap Syukur ditemukan Survivor di Semeru
Skenario Evakuasi Survivor 4 Hari Tersesat di Gunung Semeru



IP Anda Adalah: 54.90.237.148

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2824303)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46597)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (42551)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33280)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30416)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (30322)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29812)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29510)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25175)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (24241)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23983)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (21105)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20414)

AOC II, Aldakawanaseta Universitas Dian Nuswantoro Semarang Kembali Menggelar Kejuaraan Orienteering

Tim SAR Berhasil Evakuasi Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang

Empat Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang Akibat Kabut Tebal

Hobby Mendaki Gunung, Mahasiswi Cantik Asal Jogja Siap Taaruf Mencari Calon Imam

DIKDASLU KE- IX, MAPALU UM Sukabumi Lahirkan Angkatan Mutiara Api

Carstensz Pyramid, Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Sukses Gapai 7 Puncak Tertinggi Indonesia

Perlengkapan Wajib Tidak Dibawa, 2 Pendaki Gunung Panderman Tersesat

Gunung Agung Kembali Erupsi, Warga Senantiasa Waspada

ICC Gelar Indonesian Climber First Ascent Expedition Bumi Rafflesia, Bengkulu

Jalur Pendakian Gunung yang Resmi Ditutup, Update Januari 2018

Puncak Gunung Bukanlah Tujuan

Usus: Cara Pendaki Gunung Zaman Now Menanggapi Mitos

UPL MPA Universitas Jenderal Soedirman Bersiap Mendaki Gunung Aconcagua, Argentina