MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Sabtu, 04 Juni 2016 - 20:25:18 WIB

Kemilau Golden Sunrise di Pantai Trikora, Pulau Bintan

Kategori: Alam Indonesia Diposting oleh : Erdy Pranoto - Dibaca: 964 kali



Tanjungpinang, MapalaPTM.Com (4/6) - Pantai trikora terletak di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau Indonesia.
 
Perjalanan dari kota Tanjungpinang bergerak kearah sebelah timur dengan jarak 45 Km dengan waktu sekitar 1 Jam, pantai ini memiliki empat bagian yaitu trikora 1, 2, 3, 4. 
 
Akses menuju pantai trikora ini sayangnya belum dilengkapi dengan transportasi umum, jadi jika ingin berkunjung harus menyediakan kendaraan pribadi maupun kendaraan sewa.
 
Menurut cerita masyarakat sekitar, nama trikora berasal dari nama “Three Corral” yang diberikan oleh wisatawan asing yang berkunjung ke pantai ini. 
 
Namun versi lain mengatakan bahawa trikora berhubungan dengan Tri Komando Rakyat.
 
Dimana pada saat pemerintahan Preiden Soekarno tengah hangat beredar isutentang “Ganyang Malaysia” dan pantai ini merupakan basis pertahanan wilayah terluar Indonesia pada masa itu.
 
Fasilitas dan Akomodasi di sekitar pantai trikora relatif lengkap, seperti resort dengan tarif relatif terjangkau, mulai dari Rp. 250.000,-/Malam. 
 
Disana juga tersedia pondok tempat beristirahat yang bisa disewa seharian dengan harga mulai dari Rp.40.000,- s/d Rp.50.000,- Tersedia juga berbagai macam olahraga air seperti banana boat, kano dan sebagainya. 
 
Pantai ini juga dilengkapi dengan wisata kuliner yaitu restoran sea food, merupakan salah satu makanan khas dari pulau bintan.  
 
Pantai ini juga dilengkapi dengan fasilitas toilet dan tempat bilas badan cukup dengan biaya Rp. 3000,- saja, anda sudah bisa membilas badan andai usai bermain di  air laut.
 
Pantai ini merupakan salah satu objek wisata di kabupaten bintan yang cukup terkenal dikalangan masyarakat bintan maupun mancanegara. Salah satu pantai yang sayang dilewatkan jika anda berkunjung ke pulau bintan. 
 
Pesona alam yang sangat mengagumkan hamparan pasir putih yang sangat luas yang memiliki panjang kurang lebih 25 Km dengan ditumbuhi berbagai pohon dan hamparan batu besar yang dapat dijadikan tempat bersantai dan ombak yang cukup tenang, memberikan sensasi tersendiri saat mengunjungi pantai ini. 
 
Selain pemandangan yang indah, air bersih dan dangkal bisa menjadi saranan anda untuk mandi dan snorkeling untuk menikmati keindahan hamparan terumbu karang, dan pastinya tersedia  alat yang lengkap yang bisa anda sewa di lokasi pantai. 
 
Pantai ini juga sering dikunjungi para pemancing karena potensi ikan dipantai ini cukup bagus. Pada akhir pekan, dibatu-batu besar dibibir pantai, menjadi tempat yang asyik bagi pemancing untuk menyalurkan hobinya. 
 
Usai menikmati keindahan dan wahana air  dipantai ini, kita juga bisa merasakan wisata kuliner yang disajikan disekitar pantai ini, seperti menu makanan laut yang mudah anda temukan disepanjang pantai ini. Perpaduan makanan dan keindahan pantai akan terasa tiada duanya.
 
Masih ada salah satu alasan kenapa pantai ini sering dikunjungi masyarakat dari berbagai penjuru, para petualang, para photography yaitu ingin menyaksikan dan mengabadikan golden sunrise pulau bintan yang cukup indah. 
 
Tidak sedikit pengunjung yang datang untuk menyaksiikan moment ini. 
 
Jika para pengunjung ingin menyaksikan sunrise, pengunjung harus bermalam dipantai ini baik menggunakan tenda camping atau pun menyewa fasilitas resort untuk bermalam karena sunrise baru akan muncul sekitar  pukul 04:30 WIB sampai 06:15 WIB. 
 
Walaupun harus bermalam dan menunggu pagi tidak meenyurutkan semangat pengunjung untuk menyaksikan sunrise dipulau ini. 
 
Jika langit cerah dan cuaca tidak mendung sunrise yang keluar cukup jelas dengan pancaran warna emas, langit biru, yang sangat indah dan memanjakan mata para pengunjung dan menjadi salah satu moment yang tidak ingin dilewatkan bagi para photography dan berlomba - lomba mendapatkan hasil yang bagus dan mengabadikannya. 
 
Sungguh luar biasa keindahan alam di pantai trikora ini. 
 
Sudah saatnya kita masyarakat setempat dan  para pengunjung mulai menjaga kelesarian alam sekitar, mulai dari tidak membuang sampah di bibir pantai atau di laut, tidak merusak tanaman dan fasilitas yang ada, tidak mencoret – coret hamparan batu pantai yang ada. 
 
Langkah menjaga kelestarian alam ini sangatlah bermanfaat demi terjaganya kelestarian alam dan kestabilan ekosistem dilaut dan keindahan pantai ini tetap terjaga sampai anak cucu kita nanti.
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Erdy Pranoto, Mapala Hangtuah Stisipol Tanjungpinang
 
-Portal Berita Petualang-
#Twitter: @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Fanspage @facebook: MapalaPTM.Com
#Hastag: #MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage MapalaPTM.Com yang di facebook. 

Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com

Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Pendaki Batam Tewas Saat Temani Tamu Malaysia Mendaki Gunung Rinjani
Sierra Blair, Aksi Spiderwoman Cantik Panjat Gedung Pencakar Langit
Anak Mapala Jadi RI 1, Kita Semua Tidak Ada Yang Tahu Perubahan 30 Tahun
Cerpen: LPJ Pengembaraan, Proses Menjadi Anggota Pecinta Alam
Penyu, Fauna Yang Tergusur Keberadaannya



IP Anda Adalah: 54.80.146.251

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2802851)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46205)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (40813)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32854)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30033)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29510)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29058)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (28722)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24836)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23641)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22881)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20489)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20048)

Anggota UPL MPA Unsoed Buka Jalur Penakir Gunung Slamet

Keluarga Besar Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia Ucapkan Selamat Milad Kepada Muhammadiyah Ke-105

Jenasah Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Membusuk, Diperkirakan Meninggal Lebih dari Sebulan

Yogyakarta Siap Gelar Kejurnas Panjat Tebing XVI Untuk Jaring Atlet Potensial

GEMAPALA WIGWAM FH UNSRI sukses adakan kegiatan MUSI RIVER CAMP

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Sejuta Bunga, Mapala "SULFUR" UNTIDAR Magelang

II-Outfest, Pameran Aktivitas Outdoor Terbesar akan Meriahkan Pertama Kalinya di Kota Makassar

Kongres IV Pecinta Alam Bandung Raya Rekomendasikan Forum Nasional Pecinta Alam Indonesia

Membentuk Karakter Pemuda Lewat Pendidikan Dasar KPA Summit Adventure

Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Menggapai Puncak Rantemario, Latimojong

Matasitas Sahid Jakarta Siap Kembali Mengadakan Seminar dan Kejuaraan Orienteering

Kemenpar Selenggarakan Forum Group Diskusi Untuk Kembangkan Potensi Wisata Petualangan

Mapala UMRI Siap Gelar Pendidikan Dasar Cinta Alam V (PDCA) dan Pelantikan Calon Siswa