MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Sabtu, 04 Juni 2016 - 20:49:07 WIB

Wisata 4 Undakan Air Terjun Curug Gorobog di Sumedang Jawa Barat

Kategori: Alam Indonesia Diposting oleh : Riana - Dibaca: 2812 kali



Sumedang, MapalaPTM.Com (4/6) - Nah, sekarang gue share sebuah wisata air terjun yang hits di Sumedang, yakni Curug Gorobog. Curug ini lokasinya di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang. Dari kota Sumedang, kalian bisa ambil arah menuju selatan ke arah Citengah melewati perkampungan penduduk, hamparan sawah dan pegunungan. 
 
Ketika memasuki batas desa Citengah, jalanan akan semakin menanjak, menyempit dan memasuki kawasan hutan. Jalanan aspal yang sedari awal mulus akan berganti aspal yang rusak di beberapa titik, bahkan ada yang berada di lereng tebing yang rawan longsor. 
 
Pas gue kesana kemarin, ada satu lokasi yang sedikit longsor dan harus hati-hati saat melintas, terlebih saat kondisi jalanan licin karena hujan. 
 
Dengan modal pengetahuan google maps gue sebelumnya dan tanya-tanya warga, akhirnya gue sampai di depan gerbang Curug Gorobog setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit menggunakan motor.
 
Foto: Jalan Menuju Pintu Loket Curug Gorobog
 
Gerbang wisata Curug Gorobog ditandai dengan gapura bertuliskan “Selamat Datang di Curug Gorobog” yang berada di sisi kiri jalan, tepatnya di sebuah tikungan curam dan menanjak. 
 
Kalo kita terusin perjalanan mengikuti jalan menuju ke curug ini sebenarnya bisa tembus sampai arah Garut, tapi jalanannya melintas hutan guys, dan pastinya lumayan juga naik turunnya. 
 
All right, balik lagi ke curug Gorobog! Curug ini punya keunikan tersendiri dibandingkan curug-curug yang ada di tempat lain. Curug Gorobog punya 4 tingkatan air terjun yang mempesona. Ini langka menurut gue untuk air terjun yang ada di Jawa Barat. 
 
 
That’s why gue pengen banget jelajah lokasi kece ini. Apalagi ini pertama kalinya gue ke Sumedang! Hahaha... Dari gapura selamat datang tadi, kita jalan sebentar sampai tempat pembelian tiket masuk. 
 
Dengan harga Rp 3.000,- untuk orang dewasa dan Rp 1.000,- untuk anak-anak, kita udah bisa puas-puasin meng-explore serunya curug Gorobog di selatan Sumedang ini. 
 
Di depan loket terdapat hamparan hutan pohon pinus yang menyajikan kesan rindang dan sejuk. Untuk lokasi parkir motor bisa di depan loket, tapi buat mobil harus parkir di dekat gapura tadi, karena gak memungkinkan buat masuk sampe depan loket.
 
 
Dari loket kita masih jalan kaki menuju curug sekitar kurang lebih 300 meter. Hingga akhirnya sampai di depan pemandangan air terjun keren dengan undakan-undakan khasnya yang menyegarkan mata. 
 
Sempat ngobrol-ngobrol sama salah satu petugas loket yang pagi itu kebetulan ada di lokasi air terjun. Sayangnya gue lupa namanya hehehe, bapak-bapak itu cerita kalau asal muasal nama Gorobog sendiri punya beberapa versi cerita. 
 
Ada yang mengisahkan kalau nama Gorobog berasal dari nama seorang penemu lokasi curug, ada juga cerita yang bilang nama tersebut berasal dari nama hutan yang ada di atas air terjun. 
 
 
Terlepas dari cerita-cerita itu gue lebih tertarik buat mendekat ke curug dan maen sepuasnya. Udah gue niatin dari awal gue pengen nyemplung dan mandi-mandi cantik di air terjun ini. Hahaha! Puas foto-foto di tingkatan air terjun pertama, gue merangkak naik ke stage kedua. 
 
Yaelah stage! Buat naik ke undakan kedua, kita bisa melewati jalanan kecil di sisi aliran air terjun yang lumayan licin dan miring. Air terjun di tingkatan kedua agak berbeda dengan yang ada di bawah. Di sini aliran air terjunnya lebih lebar menyerupai selambu. 
 
Di hiasi bebatuan dan sebuah pohon di tengahnya bikin sensasi di undakan kedua curug Gorobog ini lebih asikk. Di atas sana masih ada 2 tingkatan lagi, yakni tingkatan ketiga dan keempat. 
 
Untuk mencapai ke tingkatan ketiga ada jalur sendiri yang sudah disediakan, dan tentunya perlu hati-hati juga buat mencapai lokasi undakan ketiga karena lumayan licin. 
 
Untuk undakan keempat belum ada jalur khusus, dan memang umumnya pengunjung hanya bisa sampai tingkatan ketiga saja. Aliran air curug Gorobog ini sebenarnnya gak terlalu deras, tapi kalo musim hujan debit air akan bertambah dan pastinya menambah keindahan lokasi wisata ini.
 
Bicara soal fasilitas yang ada di Curug Gorobog, menurut gue overall udah bagus. Ada toilet yang bisa dipakai juga untuk tempat ganti, gazebo untuk istirahat dan menikmati keindahan air terjun, tempat duduk yang langsung menghadap ke curug, dan tempat sampah. 
 
Apalagi harga tiket di sini bisa dibilang sangat terjangkau buat para good travellers. Mungkin yang jadi catatan adalah perlunya perhatian lebih dari pihak pemkab atau dinas pariwisata setempat buat bantu mengembangkan potensi wisata air terjun Curug Gorobog ini. 
 
 
Yang gue maksud adalah akses menuju lokasi wisata ini perlu diperbaiki lagi, terutama dari arah desa Citengah sampai arah lokasi curug. Karena masih ada beberapa titik jalanan yang rusak parah dan perlu adanya perbaikan supaya mempermudah wisatawan yang pengen ke Curug Gorobog.
 
Selain itu buat para pengunjung tetap jaga kebersihan lokasi wisata yang keren ini ya, jangan buang sampah sembarangan. That’s it!
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Agus Gstrv

Sumber: http://agusstrav12.blogspot.co.id/2016/05/jelajah-sumedang-part-2-curug-gorobog.html?m=0 
 
-Portal Berita Petualang-
#Twitter: @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Fanspage @facebook: MapalaPTM.Com
#Hastag: #MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage MapalaPTM.Com yang di facebook. 

Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com

Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah... 





Berita Terkait


Kemilau Golden Sunrise di Pantai Trikora, Pulau Bintan
Pendaki Batam Tewas Saat Temani Tamu Malaysia Mendaki Gunung Rinjani
Sierra Blair, Aksi Spiderwoman Cantik Panjat Gedung Pencakar Langit
Anak Mapala Jadi RI 1, Kita Semua Tidak Ada Yang Tahu Perubahan 30 Tahun
Cerpen: LPJ Pengembaraan, Proses Menjadi Anggota Pecinta Alam



IP Anda Adalah: 54.80.146.251

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2802852)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46205)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (40813)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32854)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30033)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29510)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29058)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (28722)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24836)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23641)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22881)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20489)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20048)

Anggota UPL MPA Unsoed Buka Jalur Penakir Gunung Slamet

Keluarga Besar Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia Ucapkan Selamat Milad Kepada Muhammadiyah Ke-105

Jenasah Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Membusuk, Diperkirakan Meninggal Lebih dari Sebulan

Yogyakarta Siap Gelar Kejurnas Panjat Tebing XVI Untuk Jaring Atlet Potensial

GEMAPALA WIGWAM FH UNSRI sukses adakan kegiatan MUSI RIVER CAMP

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Sejuta Bunga, Mapala "SULFUR" UNTIDAR Magelang

II-Outfest, Pameran Aktivitas Outdoor Terbesar akan Meriahkan Pertama Kalinya di Kota Makassar

Kongres IV Pecinta Alam Bandung Raya Rekomendasikan Forum Nasional Pecinta Alam Indonesia

Membentuk Karakter Pemuda Lewat Pendidikan Dasar KPA Summit Adventure

Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Menggapai Puncak Rantemario, Latimojong

Matasitas Sahid Jakarta Siap Kembali Mengadakan Seminar dan Kejuaraan Orienteering

Kemenpar Selenggarakan Forum Group Diskusi Untuk Kembangkan Potensi Wisata Petualangan

Mapala UMRI Siap Gelar Pendidikan Dasar Cinta Alam V (PDCA) dan Pelantikan Calon Siswa